image Zhao Yunlei dan Zhang Nan (lawan Debby/Praveen di Olimpiade 2016)

Debby Susanto Juga Pensiun Usai Indonesia Masters 2019

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 25 January 2019

uploads/news/2019/01/usai-indonesia-masters-debby-722128c3c510e11.jpg

Usai Indonesia Masters Debby Pensiun

perlawanan-ketat-praveen-debby-runner-94444a5a0444145
SPORTKU.COM

Selain Liliyana Natsir, pebulu tangkis Merah Putih Debby Susanto, juga akan gantung raket usai Indonesia Masters 2019.

Debby Susanto merupakan pemain ganda campuran yang sebelumnya pernah dipasangkan dengan Praveen Jordan. Keduanya pernah meraih gelar juara All England pada tahun 2016. Praveen mengatakan bahwa dirinya akan merindukan tampil bersama Debby, menyusul keputusan pensiun usai ajang Daihatsu Indonesia Masters 2019 yang sekarang ini sedang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta.

"Tentu saya akan merindukan bermain bersama Debby. Kalau orang menganggap permainan di All England itu pertandingan paling mengesankan itu adalah salah," kata Praveen kepada media, Kamis (24/1). "Laga yang tetap saya kenang adalah saat SEA Games beberapa waktu lalu. Saat itu Debby mengalami cedera kaki, namun tetap melanjutkan laga dan akhirnya kami menang."

Sebelum menjuarai All England 2016, Debby/Praveen juga pernah menang di ajang SEA Games 2013 dan 2015. Ketika itu, pasangan ini mendapatkan medali emas, dan medali perunggu di SEA Games 2011 dan Asian Games 2014. Usai menyabet All England, Debby/Praven juga mengklaim kemenangan di Korea Terbuka 2017.

Praveen saat ini berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti. Di ajang yang masuk kategori BWF Super 500 ini langkahnya terhenti di babak kedua. Praveen/Melati harus mengakui keunggulan pemain asal Cina Zhang Siwei/Huang Yaqiong. Ganda campuran Indonesia itu menyerah dari unggulan pertama dengan skor 16-21 dan 12-21. "Dari awal kami ketinggalan, terus tertekan tidak bisa kembalikan keadaan. Mereka tampak lebih bagus," lanjut Praveen.

Baca Juga :
Ungkapan Liliyana Natsir Jelang Gantung Raket di Indonesia Masters 2019

Sementara itu, melalui unggahan di media sosialnya Debby berusaha menjelaskan alasan dirinya gantung raket tepat di 17 tahun perjalanannya sebagai pemain bulu tangkis Merah Putih.

"Selama 17 tahun lebih dari setengah usia saya, saya habiskan dan isi dengan bulu tangkis dengan membawa nama Susanto dan Indonesia. Dalam perjalanan selama 17 tahun banyak suka duka, perjuangan, keringat, dan air mata. Saat itu saya hanya berfokus pada bulu tangkis bahkan mengesampingkan keluarga dan teman-teman saya."

Kendati demikian, Debby menyadari bahwa yang terjadi di dunia ini semua ada waktunya. "Sekarang saatnya saya melepaskan genggaman raket yang selalu saya pegang dengan erat, melepaskan pegangan raket yang telah membawa saya pada titik saya saat ini. Sekarang saatnya untuk berpetualangan, dan mengutamakan prioritas dalam hidup saya, yaitu keluarga," lanjutnya.

Debby juga tak lupa mengucapkan terima kasih untuk semua dukungan dari keluarga, suami, klub, pelatih, dan para penggemar bulu tangkis yang telah mendukung kariernya sejak kecil.

Debby yang kini berpasangan dengan Ronald di Indonesia Masters 2019, terpaksa harus mengakhiri karier bulu tangkis usai kalah dari wakil Jerman, Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich dengan skor 15-21, 13-21. Debby nampak kecewa pada laga pamungkasnya, karena ia belum berhasil lolos dan meraih juara.

"Kecewa pasti ada, pertandingan terakhir. Dari awal, sebenarnya saya ingin coba menikmati permainan di rumah sendiri. Setiap pemain pasti ingin menang tapi saya juga harus enjoy, membawa Ronald juga jadi enjoy," ujar Debby beberpa waktu lalu.

  • DATA & FAKTA :
  • Debby Susanto lahir di Palembang, 3 Mei 1989 (usia 29 tahun).
  • Sebelum dipasangkan dengan Praveen Jordan, Debby terlebih dahulu diduetkan dengan Muhammad Rijal.
  • Raihan prestasi Debby Susanto bersama Muhammad Rijal, medali perunggu SEA Games 2011, medali emas SEA Games 2013, dan juara BWF Grand Prix Taiwan Terbuka 2012.
  • Raihan prestasi Debby Susanto bersama Praveen Jordan, medali perunggu di SEA Games 2014, medali emas di SEA Games 2015, juara BWF Grand Prix India Terbuka 2016, All England 2016, dan Korea Terbuka 2017.

Baca Juga :
Anthony Ginting Jumpa Kento Momota di Perempat Final Indonesia Masters 2019 Hari Ini

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 25 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company