image Eden Hazard Menggiring Bola (We Ain_t Got No History)

Ini Bahaya Rekrut Eden Hazard di Bursa Transfer Januari 2019

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Times Now | Editor: Andi Wahyudi | 28 January 2019

uploads/news/2019/01/bahaya-rekrut-hazard-di-22900c58d23a2f8.jpg

Bahaya Rekrut Hazard di Januari

eden-hazard-times-now--5562333d7f6d92a
SPORTKU.COM

Ini bahayanya bila Real Madrid nekat rekrut Eden Hazard di bursa transfer Januari 2019 kali ini.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Real Madrid menginginkan jasa Eden Hazard. Bahkan setiap jendela bursa transfer dibuka, klub tersebut selalu diberitakan bakal merekrut pemain berkebangsaan Belgia tersebut.

Sementara, Hazard sendiri memang sudah lama mengidam-idamkan untuk berseragam Los Galacticos. Bahkan ia pernah menyatakan bahwa bermain di Santiago Bernabeu merupakan impinnya sejak ia masih kecil.

Real Madrid jadi klub terbaik di dunia. Saya tidak bohong, itu klub impian saya sejak saya masih kecil,” ungkap Hazard seperti dikutip dari ESPN.

Namun, Chelsea selaku pemilik resmi Hazard selalu menolak bila ada pembicaraan terkait kepindahan sang pemain. Bahkan, sebaliknya klub asal London tersebut selalu mencari cara untuk bisa mempertahankan winger andalan mereka tersebut. Salah satunya dengan menawarkan kontrak baru.

Bahkan, Chelsea mengatakan bahwa mereka bakal membayar pemain berusia 27 tahun itu dengan bayaran sebesar 300 ribu pound sterling atau Rp5,5 miliar per pekan agar supaya sang pemain untuk bertahan lantaran kontraknya hanya tersisa kurang lebih 18 bulan lagi bersama klub tersebut.

Dengan sisa kontrak tersebut, Madrid punya peluang besar untuk merekrut Hazard di bursa transfer musim dingin pada Januari 2019 kali ini. Bila tidak, maka Chelsea yang yang justru merugi lantaran di musim berikutnya harga jual pemain andalannya itu bakal menurun.

Kabarnya, Madrid siap mengeluarkan dana sebesar 170 juta euro atau sekitar Rp2,8 Triliun untuk bisa mendatangkan Hazard. Dan belakangan Chelsea nampaknya luluh lantaran pelatih The Blues, Maurizio Sarri sudah memberikan ultimatum kepada sang pemain untuk memutuskan apakah bertahan atau tidak bersama klub yang telah membesarkan namanya itu.

"Sudah waktunya untuk memutuskan. Kita harus menyelesaikan masalah ini jika kita ingin memprogram masa depan,” kata Sarri seperti dinukil dari Guardian.

Meski demikian, Madrid nampaknya harus sabar menunggu sampai akhir musim 2018/2019 berakhir alias tidak mendatangkan Hazard di bursa transfer kali ini. Ada banyak hal yang menjadi penyebab mengapa lebih baik klub asal Spanyol itu membeli sang pemain di musim panas 2019/2020 mendatang.

Baca juga
Perhatian Gerry Nasution untuk Industri Balap Tanah Air

Hazard sendiri saat ini tengah berambisi untuk membawa Chelsea untuk menjuarai Liga Primer Inggris di akhir musim. Dengan memenangkan trofi tentu akan menjadi perpisahan yang baik bagi klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut.

Hal tersebut dibuktikan dengan kesungguhan Hazard yang selalu menjadi pemecah kebuntuan bagi Chelsea. Bahkan ia kini menjadi pemain yang paling banyak mencetak gol bagi klub tersebut dengan raihan 13 gol dari 29 pertandingan di semua kompetisi yang dijalani sejauh ini.

Dengan mendatangkan Hazard di bursa transfer kali ini dianggap akan mengorbankan dua gelandang mereka, Isco dan Mateo Kovacic.

Chelsea tentu tak ingin kehilangan pemain bintangnya itu. Sebagai gantinya, mereka tentu menginginkan pemain yang sepadan dengan Hazard. Bisa jadi kedua pemainnya itu bakal menjadi tumbal.

Isco yang tengah memperjuangkan tempat utama di Madrid. Sementara Kovacic tengah menjalani musim peminjaman di Chelsea. Kedua pemain mungkin bisa jadikan sebagai bahan barter dan hal ini tentu menjadi kerugian bagi Madrid.

Selain itu, mendatangkan Hazard di bulan Januari dianggap sebagai langkah yang terburu-buru. Ditakutkan sang pemain sulit beradaptasi sehingga akan berpengaruh kepada performa tim yang mana justru akan merugikan.

  • DATA & FAKTA :
  • Ibu Eden Hazard, Carine Hazard, adalah pesepak bola profesional di divisi utama liga sepak bola wanita Belgia. Carine Hazard sempat menjadi pemain top Belgia selama 6 tahun sebelum akhirnya pensiun setelah mengandung Hazard.
  • Ayah Eden Hazard, Thierry Hazard juga sempat tercatat sebagai pemain semi-profesional yang bermain sebagai gelandang di klub divisi 2 liga Belgia, La Louviere.

Baca juga
Giroud: Ke Prancis, Mengapa Tidak?

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Times Now | Editor: Andi Wahyudi | 28 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company