image

Jangan Harap Duel Sengit Antara Dovizioso vs Petrucci

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 30 January 2019

SPORTKU.COM

Pengamat MotoGP, Carlo Pernat menjelaskan bahwa Ducati tidak bisa mengharapkan duel sengit antara Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.

Andrea Dovizioso sedang bertarung di musim ketujuhnya dengan tim pabrikan Ducati tahun 2019 ini. Danilo Petrucci menghadapi tahun pertamanya dengan rombongan tim yang dipimpin oleh Gigi Dall'Igna. Petrucci, pebalap berusia 28 tahun itu juga hanya menerima kontrak satu tahun.

"Petrucci telah diberi kesempatan seumur hidup. Dia tentu saja akan berusaha untuk melakukan yang terbaik dari itu," ungkap Pernat yang juga merupakan Manajer Andrea Iannone.

Tidak seperti kebanyakan para pesaingnya, Petrucci tidak pernah ikut lomba di Kelas Moto3 atau Moto2. Pebalap Italia itu adalah jebolan dari Superstock 1000. "Dia pantas dihormati karena tidak mengambil jalur karier yang biasa," singkat Pernat.

"Dia bukan seperti Valentino Rossi atau Marc Marquez. Dia harus membuat banyak pengorbanan untuk membuatnya menjadi pebalap tim pabrik, dan dia mendapatkan tempatnya melalui kerja keras. Sekarang dia memiliki kesempatan ini dan kita akan melihat apa yang dia dapatkan darinya. Tapi saya pikir dia sedikit lebih lemah dalam perbandingan langsung dari lawan-lawannya," jelas Pernat.

Baca Juga
DPR Minta Pemerintah Buka Jalur Tol Untuk Sepeda Motor

Karena itu, Pernat juga tidak berharap akan terjadi duel pahit antara Petrucci dengan Dovizioso. Justru menurutnya duel pebalap akan terjadi di kubu Repsol Honda antara Marquez dan Jorge Lorenzo. "Ini pasti akan lebih intens daripada di Ducati, di mana dua pebalap yang secara mental cukup santai ketika bertemu."

Pernat juga memberikan pujian atas keberhasilan Dovizioso yang berada di urutan kedua dalam kejuaraan pada tahun 2018, di belakang juara dunia Marquez untuk kedua kalinya berturut-turut.

"Tiga tahun yang lalu semua pebalap ingin mengendarai Yamaha, dan mereka (Ducati) harus menghabiskan banyak uang di Borgo Panigale untuk mengamankan Jorge Lorenzo."

"Saya pikir Andrea telah memperoleh kualitas balapnya. Jika kita menyebut Marquez sebagai fenomena, maka Dovizioso bisa dianggap mendekatinya. Karena dia sudah bisa mengalahkan Marquez. Sekarang dia memilikinya di tangannya untuk mendapatkan gelar juara dunia," tutup Pernat yang juga mantan Manajer Aprilia.

Baca Juga
Peluang Yudhistira Balap ARRC 2019
Menghitung Mahalnya Biaya Balap ARRC

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 30 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company