image

Gaji Pebalap Formula 1 Untuk Musim 2019

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Formula 1 | Editor: Andi Wahyudi | 31 January 2019

uploads/news/2019/01/gaji-pebalap-f1-2019-534051b9a0f3408.jpg

Gaji Pebalap F1 2019

gaji-pebalap-f1-2019-8777002e4d7225f
SPORTKU.COM

Juara dunia F1 lima kali, Lewis Hamilton, kembali menjadi pebalap dengan bayaran tertinggi di musim 2019, diikuti rivalnya Sebastian Vettel.

Setelah sukses menjadi bintang di kejuaraan jet darat musim lalu, pebalap Mercedes Lewis Hamilton secara resmi mengumumkan komitmen dirinya bersama Silver Arrows hingga akhir 2020. Tentunya perpanjangan kontrak ini hanyalah sebuah formalitas antara Hamilton dan Bos Mercedes, Toto Wolff, di mana sebelumnya mereka telah berdiskusi banyak di sepanjang musim dingin.

Tidak tanggung-tanggung, Mercedes rela merogoh kocek sebesar US$57 juta atau sekira Rp795 miliar per tahun untuk mendapatkan layanan dari Hamilton. Angka yang fantastis dan tentunya tertinggi di antara para pebalap F1 lainnya, termasuk Sebastian Vettel, rival terberat Hamilton hampir di setiap musim kejuaraan Formula 1.

Meski terbilang lebih sedikit, tapi pebalap Ferrari itu masih akan membawa pulang US$45 juta atau Rp628 miliar, pernyataan yang sedikit berbeda dari yang diterbitkan oleh Forbes tahun lalu, bahwa Vettel sebenarnya menerima bayaran sekitar US$50 juta (Rp697 miliar) per tahun.

Sisa 18 pengemudi lainnya yang mendapat perkiraan bayaran berjumlah sekitar US$65 juta atau Rp907 miliar, dipotong gaji pebalap yang menduduki peringkat ketiga dengan bayaran termahal, yakni Daniel Ricciardo.

Setelah memutuskan tak lagi berseragam Red Bull, pebalap Australia itu resmi menerima pinangan tim Renault dengan mahar US$17 juta atau Rp237 miliar. Memang, sedikit lebih banyak dibanding mantan rekan setimnya Max Verstappen yang menduduki peringkat keempat dalam daftar.

Sebelumnya Penasihat Khusus Renault, Alain Prost mengatakan, penandatanganan kontrak dengan Ricciardo, salah satunya, telah mengikuti prinsip yang telah disepakati oleh tim. Renault berkomitmen tidak akan menghabisi uang kecuali untuk hal yang sangat berharga.

"Kami tidak akan menghabiskan uang kecuali kami tahu bahwa itu sangat berharga," kata Prost. "Mercedes dan Ferrari mungkin memiliki filosofi yang berbeda. Daniel lebih mahal dari pebalap lain," ujarnya kepada The Guardian beberapa waktu lalu.

Baca Juga :
Mercedes Pinang Lewis Hamilton dengan Mahar Rp751 Miliar

Mantan pebalap Ferrari, Kimi Raikkonen, yang memutuskan untuk kembali ke tim lamanya Sauber, mendapat pemotongan jumlah bayaran yang begitu besar. Jika di Maranello Raikkonen mendapat gaji sekitar US$7 juta per tahun atau sekitar Rp97,7 miliar, maka di Sauber pebalap Finlandia itu akan menerima bayaran sebesar US$4,5 juta atau Rp62,8 miliar.

Sementara rekan setim Ricciardo di Renault, Nico Hulkenberg akan menerima bayaran seperempat dari yang didapatkan Ricciardo, yaitu US$4,5 juta atau Rp62,8 miliar. Pebalap lainnya yang juga bakal menerima gaji cukup besar adalah Carlos Sainz Jr US$4 juta atau Rp55,8 miliar dan "anak baru" di Ferrari Charles Leclerc US$3,5 juta atau Rp48,8 miliar.

Kendati sang Ayah merupakan pemilik saham mayoritas di tim, akan tetapi bayaran yang akan diterima oleh Lance Stroll ternyata lebih sedikit dibanding rekan setimnya Sergio Perez. Adapun gaji yang akan masuk ke rekening Perez adalah US$3,3 juta atau Rp46 miliar, tiga kali lipat lebih besar dari yang diterima Stroll, US$1,2 juta atau Rp16,7 miliar.

Pebalap yang juga naik gaji di musim ini, Pierre Gasly, setelah dipromosikan dari Toro Rosso ke Red Bull, pebalap Perancis itu akan menerima bayaran dua kali lipat dari sebelumnya, yakni US$1,4 juta atau Rp19,5 miliar. Sementara kembalinya Daniil Kvyat ke kursi Toro Rosso hanya akan merogoh kocek tim sebesar US$300 ribu atau Rp4,1 miliar.

Robert Kubica juga akan mengantongi bayaran yang tidak terlalu besar, yakni US$570K atau Rp7,9 miliar. Padahal pada tahun 2010, pebalap Polandia itu dibayar oleh Renault sebesar US$7,5 juta atau Rp104 miliar. Namun karena kecelakaan reli yang menimpanya, Kubica akhirnya memutuskan untuk istirahat selama delapan tahun dari balapan jet darat kala itu.

Dari sederet pebalap pemula yang masuk ke grid musim ini, Lando Norris mendapat kesepakatan angka yang baik dari McLaren, yaitu sebesar US$260K atau Rp3,6 miliar. Sementara Alexander Albon cukup mengantongi US$170 ribu atau Rp2,3 miliar, angka yang paling rendah dari semua bayaran para pebalap Formula 1 2019.

Terakhir, tim Haas yang tidak merubah formasi pebalapnya untuk musim ini, akan memberi gaji Romain Grosjean dan Kevin Magnussen sebesar US$3 juta atau Rp41,8 miliar.

Baca Juga :
Berikut Daftar Gaji Pebalap F1 Musim 2018, Siapa Paling Mahal?

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Formula 1 | Editor: Andi Wahyudi | 31 January 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company