image Carolina Marin

Cedera Lutut di Indonesia Masters 2019, Carolina Marin Absen Enam Bulan

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Badminton Photo | Editor: Andi Wahyudi | 1 February 2019

uploads/news/2019/02/carolina-marin-absen-enam-873844e0464a957.jpg

Carolina Marin Absen Enam Bulan

carolina-marin-30753ef5641acb5
SPORTKU.COM

Pebulu tangkis tunggal putri Spanyol, Carolina Marin, diputuskan absen selama enam bulan usai menjalani operasi lutut.

Pada laga final turnamen Indonesia Masters 2019 beberapa waktu lalu, srikandi dari negeri Matador ini mengalami cedera di bagian lutut kanan ketika sedang bertanding di game pertama melawan pemain India Saina Nehwal. Insiden itu terjadi usai Carolina Marin melakukan lompatan untuk memukul shuttlecock. Marin kemudian terjatuh dan terlihat memegangi lutut sambil menahan tangis akibat kesakitan.

Marin sempat berusaha melanjutkan pertandingan, tapi akhirnya ia tak sanggup menahan rasa nyeri. Walhasil wasit memutuskan bahwa Nehwal menang retired. Marin sebelumnya berpeluang tampil menjadi juara Indonesia Masters 2019 karena berhasil lolos ke partai final yang digelar Minggu (27/1) di Istora Senayan, Jakarta.

Lima hari pasca kejadian, juara Olimpiade 2016 itu terpaksa harus menjalani operasi pada Selasa (29/1). Marin divonis mengalami patah otot ACL (Arterior Cruciate Ligaments) yang berisiko merusak meniskus atau tulang rawan.

Selepas operasi, Marin harus menjalani pemulihan yang memakan waktu sekitar enam bulan. Hal ini turut disampaikan oleh managernya, Ignacio Paramio. "Operasi berjalan baik, dan Marin terkena ACL. Dia harus menjalani masa pemulihan sekitar enam hingga tujuh bulan. Tapi, kami masih optimis Marin bisa bersaing dalam kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020," ujarnya.

Baca Juga :
Srikandi Terbaik Dari Negeri Matador

Marin memang berencana untuk mengikuti pesta olahraga internasional empat tahunan itu yang berlangsung di New National Stadium, Tokyo, Jepang, pada 24 Juli hingga 9 Agustus 2020 mendatang. Semoga Marin bisa lekas pulih dan mengikuti perhitungan poin yang akan dilakukan mulai Mei 2019 nanti.

Carolina Marin pertama kali bermain bulu tangkis sejak 2009. Ia merupakan atlet Spanyol pertama yang meraih gelar kejuaraan dunia dan sekaligus pemain wanita Eropa ketiga yang mencapai medali emas, setelah sebelumnya ada Lene Koppen pada tahun 1977 dan Camilia Martin tahun 1999. Carolina pun memecahkan rekor sebagai juara dunia termuda Eropa saat umurnya baru mencapai 21 tahun.

Pada musim 2015, yang merupakan tahun emas bagi dirinya, Carolina terbukti mampu mempertahankan gelar juara dunianya setelah menggondol beberapa medali terbaik, termasuk menang di kejuaraan Australia Terbuka, Perancis Terbuka, dan Hong Kong Terbuka.

Selama menjadi atlet, Carolina telah mengklaim 331 kali kemenangan dan 101 kekalahan. Ia juga pernah menjadi atlet peringkat pertama pada 2016 yang lalu, ketika mengklaim medali emas setelah menumbangkan PV Sindhu dari India di Olimpiade Musim Panas, Rio, Brasil.

Baca Juga :
Pertama Kali ke Indonesia, Carolina Marin Promosikan LaLiga Spanyol

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Badminton Photo | Editor: Andi Wahyudi | 1 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Kejuaraan Tim Campuran Badminton Asia

Kejuaraan Tim Campuran Badminton Asia

BADMINTON
PB Djarum Akhiri Puasa Gelar

PB Djarum Akhiri Puasa Gelar

BADMINTON
Aktivitas Debby Susanto Usai Pensiun

Aktivitas Debby Susanto Usai Pensiun

BADMINTON
Debby Susanto Resmi Pensiun

Debby Susanto Resmi Pensiun

BADMINTON

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company