image

Lepas dari Honda, Ten Kate Racing Ingin Kembali ke WSBK

Text : Suhartono | Photo / Video : Visordown | Editor: Andi Wahyudi | 1 February 2019

SPORTKU.COM

Setelah kontraknya diputus Honda, kini Ten Kate Racing diambang kebangkrutan.

World Superbike (WSBK) 2018 menjadi musim terakhir Ten Kate Racing bersama Honda. Hasil buruk Honda di akhir-akhir tahun WSBK termasuk musim 2018 lalu menjadi pemicu Ten Kate Racing ditendang oleh pabrikan asal Jepang tersebut.

Hingga akhirnya Honda memilih untuk menjalankan misinya sendiri dengan dukungan dari Althea dan Moriwaki. Untuk WSBK 2019 nanti, Honda juga telah menandatangani kontrak barunya dengan Leon Camier dan Ryuichi Kiyonari. Honda juga akan menurunkan tim satelit Althea MIE Honda, mengandalkan pebalap muda Alessandro Delbianco.

Ten Kate Racing pun mengaku kaget dengan keputusan Honda yang dianggapnya secara tiba-tiba mencoretnya sebagai mitra kerja. Bahkan manajemen Ten Kate Racing menjelaskan pada saat balapan terakhir musim lalu di Qatar, belum ada pembicaraan dengan Honda mengenai pemutusan kerjasama.

“Sampai balapan terakhir World Superbike musim 2018, pada 27 Oktober di Qatar, hubungan antara Honda dan Ten Kate Racing adalah 'bisnis seperti biasa', dengan staf, pengembangan teknis, pengujian musim dingin dan semua aspek lain dari operasi tim untuk musim berikutnya dibahas secara rinci dan dengan sebagian besar keputusan penting sudah dibuat," ungkap Ten Kate Racing dalam keterangan persnya.

Baca Juga
Lepas dari Rossi, Lorenzo Tetap Jadi Junior Marquez

“Memang, tanda tanya terbesar adalah tingkat dukungan teknis dari Honda dan Honda Racing Corporation (HRC) di Jepang. Sebuah kunjungan dari perwakilan HRC pada bulan April ke Ten Kate Racing di Nieuwleusen, Belanda, memperjelas bahwa setelah bertahun-tahun tim (Ten Kate) tidak lagi bertanggung jawab atas pengembangan mesin, sasis dan elektronik dan bahwa dukungan teknis akan datang dari pabrik."

Ten Kate Racing menganggap jika Honda telah melanggar kontrak kerjasama. Ten Kate Racing dan Honda menetapkan jika kerjasama akan berakhir setelah kedua pihak melakukan pertemuan terlebih dulu sebelum liburan musim panas WSBK berlangsung.

Dengan begitu, maka Ten Kate Racing bisa menjajaki peluang kerjasama dengan produsen lain. Dan dalam skenario terburuk, manajemen juga memiliki waktu untuk mengelola sumber daya manusia yang mereka miliki. Namun apa daya, keputusan Honda dilakukan secara sepihak tanpa lebih dulu memberitahu Ten Kate Racing.

Kendati dalam posisi kebangkrutan, Ten Kate Racing tetap mengupayakan untuk kembali hadir di ajang WSBK. "Manajemen tim akan, bagaimanapun, terus bekerja pada rencana untuk balapan di tingkat kejuaraan dunia, mudah-mudahan untuk di musim 2019, tetapi sebaiknya untuk tahun 2020," tutup Ten Kate Racing yang menjadi rekanan Honda selama 18 tahun.

Baca Juga
Ribuan Bikers Ikuti Touring Suzuki Bersatu
Tim Balap WSBK Bangkrut, Tuntut Kerugian ke Honda

Text : Suhartono | Photo / Video : Visordown | Editor: Andi Wahyudi | 1 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company