image Pierre Gasly dan Max Verstappen

Jika Pierre Gasly Tidak ke Red Bull

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Red Bull Racing | Editor: | 2 February 2019

uploads/news/2019/02/jika-gasly-tidak-ke-92620a3cb1f14ad.jpg

Jika Gasly Tidak ke Red-Bull

jika-pierre-gasly-tidak-35091cce4daf83c
SPORTKU.COM

Kendati dibilang terlalu cepat untuk melangkah ke tim senior, Pierre Gasly akan diberi waktu untuk beradaptasi oleh Red Bull.

Sedikit kilas balik mengenai berita seputar Formula 1 di tahun 2018, tentang kematian mantan CEO Ferrari, Sergio Marchionne, dan transplantasi paru-paru yang dilakukan legenda F1 Niki Lauda, sepertinya tidak terlalu menarik dibanding keberhasilan seorang Cyril Abiteboul yang sukses mengontrak Daniel Ricciardo untuk Renault. Kenapa demikian?

Tak ada yang mengira pada akhirnya Daniel Ricciardo mau menerima pinangan Tim Renault dan menyepakati kontrak kerja sama dengan bayaran fantastis untuk musim kejuaraan baru Formula 1 2019. Hal tersebut kabarnya karena Renault ingin memutuskan untuk kembali kepada persaingan penuh dalam memperebutkan juara dunia.

"Menandatangani kontrak dengan Daniel adalah sebuah kesempatan unik untuk group Renault menuju tujuan yang tidak bisa dilewatkan begitu saja," kata Presiden Renault Sport Racing, Jerome Stoll. Pebalap Australia itu memang tak menampik jika keputusan ini adalah yang terberat dalam hidupnya. Tapi, ia juga tak ingin membuang waktu dan kesempatan untuk menghadapi tantangan baru yang lebih segar di masa depan.

Keputusan Ricciardo yang terbilang mengejutkan banyak pihak juga turut dikomentari oleh penasihat khusus Renault, Alain Prost. "Mungkin saya sama terkejutnya dengan banyak orang. Ketika Daniel menerima tawaran kami untuk bergabung dengan barisan Renault di musim 2019," ujar Prost.

Tapi secara keseluruhan, Prost menganggap Renault akan dipersenjatai dengan hal yang sangat baik di musim 2019, termasuk dari jajaran pengemudi yang terdiri dari Ricciardo dan Nico Hulkenberg. "Kami memiliki dua pebalap papan atas, mungkin salah satu line up terbaik di F1 hari ini," katanya.

Baca Juga :
Kehilangan Ricciardo, Ini yang Dirasakan Horner

Mungkin bisa dibayangkan apabila Ricciardo tidak hengkang ke Renault. Pastinya Red Bull masih akan tetap menggunakan formasi pebalap yang sama seperti yang dilakukan Mercedes dan Haas untuk 2019 ini. Sementara Toro Rosso bisa saja mempertahankan Pierre Gasly, dan kemudian terlibat bentrokan antara Brendon Hartley dan Daniil Kvyat, yang pada akhirnya perebutan kursi tetap akan jatuh ke tangan Alexander Albon, karena memang itu keinginan tim.

Meski demikian, semuanya sudah berjalan sesuai ketetapan yang ada. Ricciardo mungkin banyak mengecewakan beberapa pihak tentang keputusannya itu, dan Gasly yang juga orang terlalu cepat untuk melangkah ke tim besar seperti Red Bull. "Mungkin benar Pierre melangkah di waktu yang salah. Masih terlalu dini bagi dia untuk melangkah begitu cepat ke Red Bull. Tapi kami akan memberinya sedikit waktu untuk dia bisa beradaptasi," kata Christian Horner, bos tim Red Bull.

Horner mengakui bahwa waktu untuk mempromosikan seorang Gasly ke skuat minuman benenergi itu tidak ideal. "Itu lebih cepat dari apa yang kita inginkan sebenarnya. Tapi kami sudah mengatur, Max akan banyak mengambil peran sebagai pengemudi senior yang berpengalaman, dan Pierre akan pergi di belakangnya. Mereka harus saling beradu antar rekan setim dengan sangat kompetitif," tambah Horner.

"Itu tidak mudah, tentu saja. Tapi Pierre tahu apa yang diharapkan dari dirinya. Dan pada kenyataannya, ini adalah skenario yang jauh lebih mudah daripada tahun-tahun sebelumnya, di mana kami saat ini telah mendapatkan perbedaan yang cukup jelas antara pengalaman dari kedua pebalap, dan dengan masing-masing harapan yang mereka inginkan."

Verstappen diketahui telah banyak belajar dari kesalahannya di musim 2018 awal, dan ia telah mengakhiri pertarungan di peringkat keempat klasemen akhir. "Max selalu mau belajar. Dia adalah pengemudi muda berbakat. Apa yang kami lihat adalah bahwa semua pengemudi pernah melakukan kesalahan. Kami telah membandingkan itu dengan pengemudi yang sudah berpengalaman sebelumnya. Ketia dia mendapatkan lebih banyak kesalahan dan pengalaman, maka dia akan menerapkannya dengan jauh lebih baik," pungkas Horner.

Baca Juga :
Pierre Gasly Tegaskan untuk Melawan Verstappen di Red Bull Racing

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Red Bull Racing | Editor: | 2 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company