image Michael Schumacher dan Mick Schumacher

Mick Schumacher : Kadang Sulit Menjadi Anak Dari Seorang Legenda F1

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Mick Schumacher, Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 4 February 2019

uploads/news/2019/02/keluhan-mick-sebagai-anak-37785a9fe19c7c8.jpg

Keluhan Mick Schumacher

keluhan-mick-schumacher-jadi-98937720385bf93
SPORTKU.COM

Hidup berada di bawah bayang-bayang seorang anak peraih gelar juara dunia terbanyak sepanjang sejarah, merupakan hal yang berat bagi Mick.

Usai meraih kemenangan di Formula 3 Eropa tahun 2018, Mick Schumacher akan naik ke level kejuaraan Formula 2 untuk musim 2019 bersama tim Prema. Ia belum lama ini juga telah menandatangani kesepakatan untuk bergabung dengan Akademi Driver Ferrari yang membuatnya semakin mendekati akhir langkah sebagai pebalap Formula 1.

"Saya telah menjadi bagian dari Akademi Driver Ferrari dan juga Keluarga Scuderia Ferrari. Ini adalah langkah maju ke arah yang benar, dan saya hanya bisa mendapat keuntungan dari seberapa besar keahlian yang ada di sana. Pastikan saya akan membuat segalanya untuk mengekstrak apa pun yang membantu saya mencapai impian, yakni berlomba di Formula 1," tulis Mick di laman media sosial Twitternya beberapa waktu lalu.

Bergabung dengan Akademi Driver Ferrari juga dilakoni Mick karena ingin mengikuti jejak sang Ayah, yang merupakan mantan pebalap tim Maranello sejak tahun 1996 hingga 2006. Kendati demikian, tumbuh sebagai seorang putra legenda F1 Michael Schumacher, yang digambarkan oleh Mick sebagai pebalap F1 terbesar sepanjang masa, tidak lantas membuat jalannya ke motorsport menjadi mudah, meski ia mengakui semua itu memiliki sisi baik dan buruk.

Baca Juga :
Mick Schumacher Resmi Menjadi Pebalap Junior Ferrari

"Balapan dan karting adalah hal yang cukup normal di keluarga saya dan saya selalu suka pergi ke karting dengan ayah saya," kata Mick kepada Majalah Auto Fia. "Sangat menyenangkan berbagi dengan dia, dan saya ingat dia bertanya kepada saya, apakah suatu hari nanti ini akan menjadi hobi bagi saya atau jika saya ingin melakukannya secara profesional."

Mick menjelaskan, ia menjawab pertanyaan sang Ayah secara jelas dan tegas, bahwa Mick ingin melakukannya secara profesional. Mick tidak ingin melakukan hal lain selain menjadi pebalap seperti Michael Schumacher.

Bagi Mick, senang rasanya menjadi putra dari seorang pebalap F1 terhebat sepanjang masa. Tapi ia tidak menampik bahwa terkadang hal itu menjadi sangat sulit bagi dirinya.

"Saya senang menjadi putra dari pebalap F1 terhebat sepanjang masa. Saya senang bahwa ia adalah pebalap F1 terhebat sepanjang masa, dan saya mengaguminya karena hal itu. Dan kalaupun kadang-kadang bisa sedikit sulit, tapi itu apa adanya."

"Ada sisi baik untuk itu dan ada sisi buruk. Memiliki dukungan yang saya dapatkan dari banyak orang di seluruh dunia tidak bisa menjadi hal yang buruk. Saya berterima kasih untuk itu," tambahnya. Mick juga menegaskan jika ia tidak ingin terburu-buru untuk naik ke level kejuaraan Formula 1. Karena Mick lebih senang jika semuanya berjalan sesuai jalur, seperti misalnya yang sebentar lagi akan ia lakukan, menjadi seorang pengemudi F2.

"Semua orang harus mencari tahu sendiri apa yang terbaik untuknya. Kami selalu mengatakan bahwa kami ingin meluangkan waktu bagi saya untuk berkembang sebagai pebalap dengan cara terbaik dan kami melakukannya seperti yang sekarang, menjadi pebalap Formula 2, sebuah rencana yang sejauh ini terbukti berhasil."

Sekali lagi, pebalap Jerman itu ingin belajar lebih banyak. Mick ingin meningkatkan keterampilannya dalam mengemudi dan mengendarai mobil Formula 2. "Saya juga ingin banyak belajar dengan tim. Maka dari itu, saya sangat tidak sabar menantikan petualangan baru di musim ini bersama Prema," pungkas Mick.

Baca Juga :
Kesan Mick Schumacher Usai Menjajal Mobil Formula 2

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Mick Schumacher, Istimewa | Editor: Andi Wahyudi | 4 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

5 Fakta Baru di TTI

5 Fakta Baru di TTI

CIRCUIT
Safety Car McLaren British GT

Safety Car McLaren British GT

SPORTCAR
Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

CIRCUIT
Mobil Balap Baru Toyota

Mobil Balap Baru Toyota

SPORTCAR

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company