image

Fernando Alonso Pantau Pebalap yang Akan Mencuri Perhatian di Musim 2019

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Formula 1 | Editor: Andi Wahyudi | 4 February 2019

SPORTKU.COM

Meski telah menyatakan pensiun dari balapan F1 2019, tapi Fernando Alonso tetap mengikuti perkembangan F1.

Setelah 17 tahun berkarir di balapan jet darat, Alonso akhirnya memutuskan untuk pensiun dan fokus mengejar satu mahkota yang selama ini dicita-citakannya, yakni Triple Crown. Titel tersebut memang bukan sebuah gelar resmi yang ada pialanya, tapi julukan itu jelas menjadi catatan karir luar biasa bagi pebalap yang berhasil membukukannya.

Karena, untuk mendapatkan Triple Crown tidaklah mudah. Julukan itu bisa diberikan kepada seorang pebalap yang berhasil meraih tiga gelar juara bergengsi, yaitu GP Monako, Indianapolis 500 dan Le Mans 24 Hours. "The Triple Crown adalah target yang menarik karena sangat sulit untuk dicapai. Rencanaku tidak berubah. Suatu hari nanti, saya akan meraih gelar Triple Crown itu," kata Alonso.

Meski sudah menyatakan pensiun dari balapan Grand Prix 2019, akan tetapi Alonso tetap ingin menyaksikan F1 dari jauh. Pebalap Spanyol itu akan memfokuskan perhatiannya kepada para susunan pemain baru McLaren, yang notabene adalah pengganti dirinya dengan Stoffel Vandoorne. Tidak hanya untuk Carlos Sainz Jr. dan Lando Norris, Alonso juga menyebut dua nama pebalap lagi yang akan mencuri perhatiannya di tahun 2019.

Baca Juga :
F1 2019 Tanpa Alonso Bagai Real Madrid Tanpa Cristiano Ronaldo

"Saya akan mengikuti Robert Kubica," kata Alonso kepada Corriere della Sera. "Sulit dipercaya, tapi beberapa bulan yang lalu Robert tampak telah kehilangan semua kemungkinan untuk kembali ke balapan F1. Ia merasa kehilangan semuanya, tapi tidak dengan saya. Saya tidak melihat ada yang hilang dari gerakannya."

Mungkin hampir sama dengan kebanyakan orang lainnya, ternyata Alonso juga menunggu aksi dari deretan pebalap muda berbakat yang berhasil masuk ke grid F1 2019. "Lalu ada Leclerc di Ferrari. Dia muda, cerdas, dan berbakat," tambahnya. "Dia harus menggunakan semua bakat dan karakternya untuk belajar mencetak poin dan membantu tim. Dan dia harus tahu bahwa gelar kejuaraan dunia harus sudah mulai dia raih antara Juli dan September."

Alonso juga turut mengomentari pergerakan manajemen yang dilakukan Scuderia Ferrari beberapa waktu lalu, seperti misalnya pimpinan tim yang berganti menjadi Mattia Binotto. "Saya pikir itu hal yang baik," ujar pebalap 37 tahun itu. "Mattia telah menunjukkan keterampilan kepemimpinannya, dia bertanggung jawab atas manajemen teknis. Dia akan melakukan segalanya untuk membuat Ferrari lebih kuat."

Baca Juga :
Rekor Fernando Alonso Selama 17 Tahun Berkarir di Formula 1

  • DATA & FAKTA :
  • Pebalap Inggris Graham Hill satu-satunya pebalap yang mendapatkan gelar Triple Crown. Juara Indianapolis, Le Mans, GP Monaco dan Juara Dunia F1 diraihnya dalam rentang tahun 1962-1972.
  • Pebalap Austria Karl Jochen Rindt nyaris menyamai Graham Hill, namun sayang Rindt tewas saat mengikuti latihan jelang GP Italia tahun 1970.
  • Fernando Alonso tinggal melengkapi satu kemenangan di Indianapolis untuk bisa bersanding dengan Graham Hill.

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Formula 1 | Editor: Andi Wahyudi | 4 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company