image Fabio Quartararo, hijrah ke MotoGP 2019 bersama Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo menjadi rekan setim Franco Morbidelli di MotoGP 2019

Yamaha Masih Ragukan Kepiawaian Quartararo

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 6 February 2019

uploads/news/2019/02/yamaha-masih-ragukan-kepiawaian-20614d46fe39ae2.jpg

Yamaha Masih Ragukan Kepiawaian Quartararo

yamaha-masih-ragukan-kepiawaian-2620240ba73a2bb
yamaha-masih-ragukan-kepiawaian-7098501cbf92c8c
SPORTKU.COM

Lepas dari Tech3, kini Yamaha memiliki tim satelit baru dengan kolaborasinya bersama skuat Malaysia, Petronas dan Sepang Racing Team (SRT).

Mengusung nama Petronas Yamaha SRT, tim yang berbasis di Malaysia ini akan mengandalkan Franco Morbidelli yang musim 2018 lalu meraih gelar Rookie of the Year. Pebalap asal Italia itu akan dipasangkan bersama pendatang baru Fabio Quartararo.

Bagi Quartararo, MotoGP 2019 memang akan menjadi debutnya. Pada musim lalu, pebalap asal Prancis ini menorehkan tinta emas dengan finish di posisi pertama pada gelaran Seri 7 Moto2. Tampil di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Quartararo yang membalap untuk tim Beta Tools - Speed Up Racing kemas catatan waktu terbaik 38menit 22.059detik.

Hasil itu merupakan podium pertama Quartararo sejak penampilan perdananya di ajang Grand Prix 2015. Dan di Moto2 2018 lalu, Quartararo kembali finish di podium dengan menduduki peringkat runner up di Belanda. Meski begitu, tak sedikit para petinggi Yamaha Racing yang justru masih meragukan kepiawaian Quartararo.

Baca Juga
Komunitas Kawasaki Z250 Belajar Bikin Ban

"Quartararo, dia akan menjadi pemula, tetapi dia muda masih 19 tahun dan dia pasti berbakat. Dia akan kehilangan arah mungkin selama satu atau dua tahun. Tapi saya pikir dia bisa menjadi salah satu pebalap yang sangat baik untuk masa depan," ungkap Lin Jarvis, Managing Director Yamaha.

Bukan hanya Jarvis yang masih menaruh rasa pesimis terhadap penampilan Quartararo. Namun juga Wilco Zeelenberg, Manajer Tim Petronas Yamaha SRT sendiri. Zeelenberg yang sebelumnya merupakan rider coach di tim pabrikan Yamaha untuk Valentino Rossi dan Maverick Vinales, menyebut jika Quartararo belum tahu tentang MotoGP.

“Untuk Fabio dia saat ini mengendarai bakat mentahnya. Dia sangat muda tetapi juga sangat cepat. Sejauh ini masukannya dalam tim telah dilihat oleh waktu putarannya," sambung Zeelenberg yang dulu juga merupakan pebalap GP di tahun 1986.

“Dia tidak tahu motornya, dia tidak tahu MotoGP, dia masih dalam kurva belajarnya dan saya pikir dia akan terus seperti itu untuk musim ini. Tetapi dia belajar dengan cepat," tutup Zeelenberg, pria asal Belanda tersebut saat launching Petronas Yamaha SRT di Malaysia belum lama ini.

Baca Juga
Kawasaki Pimpin Klasemen Sementara AMA Supercross 2019
Tampilan Baru Yamaha M1 di MotoGP 2019, Terlihat Semakin Agresif

Text : Suhartono | Photo / Video : MotoGP | Editor: Andi Wahyudi | 6 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company