image

5 Hal yang Paling DItunggu untuk Formula 1 2019

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Formula 1 | Editor: Andi Wahyudi | 6 February 2019

SPORTKU.COM

Sebelum Formula 1 2019 dimulai 17 Maret mendatang, ada beberapa hal yang patut ditunggu oleh penggemar F1, apa saja itu?

FIA teleh menyetujui perubahan bentuk mobil Formula 1 2019. Salah satu yang menjadi sorotan adalah, perombakan di bagian front wing yang kini menjadi lebih natural tanpa adanya susunan plate yang menumpung di bagian tersebut. Selain perubahan bentuk, ada lima hal lagi yang patut ditunggu oleh mereka pecinta balapan Jet Darat itu. Simak lima hal yang patut ditunggu dalam Formula 1 2019!

1. Kebangkitan Ferrari
Setelah lima tahun gagal mengamankan gelar Juara Dunia di pentas Formula 1, tahun 2019 mungkin menjadi penentuan bagi Tim Scuderia Ferrari untuk menunjukan tajinya. Selama lima tahun tersebut, Scuderia Ferrari berada di bawah bayang-bayang rival terberatnya, Mercedes AMG F1. Guna bisa melakukan balas dendam terhadap Mercedes, Scuderia Ferrari pun turut melakukan perombakan pucuk pimpinan dalam tim mereka.

Sosok Maurizio Arrivabene yang telah menjabat Kepala Tim beberapa tahun silam, akhirnya dicopot dan digantikan oleh juniornya, Mattia Binotto. Banyak kabar yang mengatakan memang ada keretakan di antara keduanya, sehingga performa Scuderia Ferrari menjadi tidak maksimal pada tahun lalu. Segudang asa pun kini dibebankan kepada Mattio Binotto agar Tim Kuda Jingkrak tersebut bisa kembali bangkit lewat dua pebalap andalannya di musim 2019, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc.

Tahun ini bukan sekedar menunjukan ketajaman Scuderia Ferrari, tetapi lebih kepada momen kebangkitan mereka di ajang motorsport bergengsi tersebut. Pasalnya, tahun lalu menjadi momen terberat Scuderia Ferrari, salah satunya adalah kepergian orang nomor satu di tim tersebut, Sergio Marchionne (CEO Ferrari).

2. Perang Pebalap Muda
Bukan hanya kebangkitan Ferrari saja yang patut ditunggu pada musim 2019. Tahun ini, Formula 1 banyak menyimpan talenta muda berbakat lewat pebalap muda yang mengisi kursi di beberapa tim. Charles Leclerc, Lando Norris, George Russell, Antonio Giovinazzi, Pierre Gasly, dan Alexander Albon akan berperang untuk menunjukan siapa yang paling kuat. Tahun 2018, Charles Leclerc, sukses mendapatkan gelar 'Rookie of The Year' berkat performanya yang sangat ciamik saat bertarung di atas lintasan.

Dari beberapa nama tadi, Lando Norris, George Russel, dan Alexander Albon, merupakan aktor baru yang tahun lalu dinyatakan lulus dari ajang Formula 2 2018. Menarik untuk melihat kepiawaian pebalap muda tersebut di atas lintasan. Terlebih untuk Charles Leclerc, yang langsung dipinang oleh Scuderia Ferrari, setelah menjalani satu musim bersama Alfa Romeo Sauber F1 Team.

3. Performa Mesin Honda
Pilihan Red Bull Racing mengganti sumber daya kekuatan mereka dengan menggunakan mesin Honda, menjadi pertaruhan besar untuk Christian Horner dan tim. Tingkat keandalan mesin Honda memang belum bisa disetarakan dengan Mercedes dan Ferrari, di tahun pertamanya bersama Red Bull Racing, Honda menargetkan paling tidak bisa melampaui mesin Renault yang menjadi lawan terdekatnya.

Saat memutuskan kembali ke ajang Formula 1 sebagai pemasok mesin, McLaren menjadi 'kelinci percobaan' Honda lantaran beberapa kali tim yang saat itu di tempati oleh Fernando Alonso dan Jenson Button mengalami nasib terburuknya. Setelah itu, Honda kembali mengkespansi dengan masuk sebagai pemasok mesin Scuderia Toro Rosso, dan tahun ini berhasil memikat Red Bull Racing. Akankah Honda mampu memberikan keseimbangan untuk Red Bull Racing atau bahkan bisa langsung menghantarkan Red Bull Racing melejit ke puncak klasemen?

4. Bentuk Mobil F1 2019
Seperti tahun-tahun sebelumnya, mobil Formula 1 selalu mengalami evolusi yang begitu signifikan. Tahun ini, FIA telah merumuskan regulasi baru yang mengatur mengenai bentuk Jet Darat tersebut. Selain tidak adanya susunan plate di bagian front wing, bagian lain yang juga perubahannya cukup signifikan adalah rear wing yang tahun ini diatur lebih lebar dan lebih pendek dari tahun sebelumnya.

Di samping itu, di mobil Formula 1 2019, regulasi juga mengatur mengenai sistem pengereman yang lebih simpel. Bukan hanya itu, di bagian tersebut, kini adalah pelarangan yang mengatur untuk tidak memberikan tambahan winglet. Tentunya hal ini sangat berbeda dengan musim 2018, yang beberapa tim sempat menggunakan winglet di bagian tersebut.

5. Konsistensi Mercedes Sebagai Juara Dunia F1
Keberhasilan Mercedes AMG F1 dalam merajai lima tahun berturut-turut ajang Formula 1, memberikan motivasi yang begitu kuat untuk Toto Wolff dan kawan-kawan. Kehebatan kerja sama antar personil di Silver Arrow, membuahkan gelar paling diburu oleh semua tim di Formula 1. Namun demikian, kehebatan Mercedes pun tahun ini kembali dipertanyakan, apakah mereka bisa mempertahankan titel prestisius tersebut? Atau malah harus menyerahkannya kepada rival terberatnya, Scuderia Ferrari.

Untuk mengetahui jawabannya, tunggu dan saksikan setiap momen dalam musim Formula 1 2019 ini!

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Formula 1 | Editor: Andi Wahyudi | 6 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company