image

Stoffel Vandoorne Tegaskan Tak Akan Kembali ke F1 Dalam Waktu Dekat

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter | Editor: Andi Wahyudi | 7 February 2019

uploads/news/2019/02/vandoorne-tak-kembali-ke-148402e5c503085.jpg

Vandoorne Tak Kembali ke F1

stoffel-vandoorne-tegaskan-tak-992347e2d7fbdbf
SPORTKU.COM

Stoffel Vandoorne menegaskan dirinya tidak terburu-buru untuk menemukan jalan kembali ke paddock Grand Prix pada masa yang akan datang.

Setelah keputusan pensiun yang disampaikan Fernando Alonso, McLaren mengonfirmasi bahwa timnya tidak akan mempertahankan jasa Stoffel Vandoorne untuk kejuaraan Formula 1 musim 2019. Tim yang berbasis di Inggris itu akhirnya resmi meminang pebalap Formula 2, Lando Norris untuk menggantikan posisi Vandoorne dan menjadi rekan setim Carlos Sainz.

Dua tahun mengarungi biduk kerja sama antara Vandoorne dengan McLaren, pebalap Belgia itu akhirnya resmi hijrah ke kejuaraan balap mobil listrik, Formula E, yang tahun ini memasuki musim kelimanya. Vandoorne menerima tawaran Mercedes untuk bergabung dengan tim balap baru bernama HWA AG yang merupakan salah satu tim balap tersukses sepanjang sejarah kejuaraan DTM.

Vandoorne sebenarnya mempunyai pilihan untuk tetap berada di jalur F1 pada musim depan, akan tetapi Toro Rosso dan Sauber telah membuka matanya untuk melihat kejuaraan lain dalam upaya menghadapi tantangan baru yang lebih pasti. Akhirnya Vandoorne dan tim HWA sama-sama memulai debut di kejuaraan Formula E 2018/2019.

Baca Juga :
Tidak Peduli F1, Stoffel Vandoorne Fokus ke Formula E

Kebaikan Mercedes kepada Vandoorne tentu tidak sampai menawarkan untuk bergabung ke kejuaraan balap mobil listrik saja, melainkan mengontraknya sebagai pebalap simulator di F1 musim ini. "Itu adalah bagian yang menarik untuk saya agar tetap terlibat di dunia F1, terlebih bersama konstruktor juara dunia. Saya yakin akan membawa banyak ide segar untuk mereka, meskipun saya akan banyak melihat perbedaan di sana (Mercedes)," kata Vandoorne.

Kini pebalap 26 tahun itu telah menyadari akan banyaknya perbedaan terutama di lingkungan antara F1 dan Formula E. Terlebih, pencapaian Vandoorne pada debutnya di Ad Diriyah hanya menempatkan ia di urutan ke-16. Selanjutnya Marrakesh dan Santiago, ia gagal mendapatkan poin pertamanya karena tidak finish saat balapan.

Dari semua hasil tersebut ternyata tak membuat Vandoorne kecewa dengan pilihannya. Bahkan dia bersikeras untuk terus tampil maksimal dan bekerja keras hingga Formula E musim mendatang. "Saya berada di lingkungan yang sama sekali berbeda, yang secara pribadi saya sangat menikmati," katanya. "Ini jauh lebih santai dan tidak ada politik di paddock."

Pernyataan Vandoorne seolah menyiratkan bahwa dirinya tak akan kembali ke jalur jet darat dalam waktu dekat. "Saya tidak ingin mati-matian untuk kembali ke Formula 1. Ketika Anda melihat pasar pengemudi yang terjadi di tahun lalu, itu sangat tidak terduga, tidak ada yang benar-benar berpikir bahwa ini akan terjadi. Tapi saya tidak sama sekali berpikir untuk menyesal. Momen saya dengan McLaren adalah yang terbaik dalam karier," pungkasnya.

Baca Juga :
Stoffel Vandoorne Bersemangat Dengan Peran Simulator di F1

 

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter | Editor: Andi Wahyudi | 7 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company