image

Langgar Aturan Tinggi Badan, Pemain Asing Hangtuah Dipulangkan

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : IBL | 10 February 2019

SPORTKU.COM

Pemain asing anyar Hangtuah, Brysean Perine Bryquis harus dipulangkan karena tidak memenuhi syarat tinggi badan dari IBL.

Hangtuah kembali mendapat masalah mengenai pemain impor yang baru datang menggantikan Gary Jacobs Jr. Ia adalah Bryquis yang ternyata memiliki tinggi badan 190 cm.

Seperti diketahui, setiap tim IBL memiliki jatah dua pemain asing dengan tinggi badan bebas dan maksimal bertinggi 188 cm. Masalahnya, Hangtuah sudah punya big man, Jarrad Scott.

Baca Juga:
Kalahkan Satya Wacana, Pelita Jaya Kunci Tiket Play Off

Padahal, Bry sempat dimainkan kala Hangtuah berhadapan dengan Stapac Jakarta, Jumat (8/2). "Saat itu kita mengukur tinggi Bry yang dilakukan perwakilan IBL dan Rumah Sakit Royal Sport Medical Center di lapangan. Setelah kami mencari data dari berbagai sumber, ditemukan bahwa tinggi Bry adalah 190 cm. Data yang dikirim agensinya berbeda," jelas Direktur IBL, Hasan Gozali.

Kini Hangtuah terpaksa kembali mencari pemain asing untuk menggantikan Bry karena tak bisa dimainkan saat bertemu NSH Jakarta di hari terakhir seri ketujuh di Malang. Dalam peraturan IBL, sebenarnya mewajibkan tim menampilkan dua pemain impor, tapi karena force majeur tak ada sanksi bagi Hangtuah yang terpaksa bermain dengan satu pemain asing.

Baca Juga:
Stapac Jakarta Belum Terbendung

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : IBL | 10 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company