image

Lola Moenek Mengaku Kecewa dengan Pebalap ISSOM

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | 12 February 2019

SPORTKU.COM

Lola Moenek, sebagai General Manager Sirktui Sentul, merasa kecewa terhadap pebalap ISSOM yang mengikuti balapan malam hari beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan oleh Lola Moenek, saat ETCC Awarding Night, akhir pekan lalu (9/2) di Jakarta. Menurut Lola, apa yang ia suguhkan dalam balapan malam, merupakan kerja keras yang begitu besar untuk menyelenggarakan balapan malam. Lola and the gang, hanya memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari sisi penerangan di lintasan ataupun di luar lintasan, keselamatan, serta hal kecil lainnya.

Namun, hasil kerja keras tersebut justru menurutnya berbuah hal yang kurang baik. Perempuan yang sudah malang melintang di dunia motorsport Indonesia sejak beberapa tahun silam, mengaku ada pebalap yang justru tidak mengapresiasi hasil karyanya untuk menyuguhkan balapan malam hari. Alhasil, Lola pun menumpahkan kekecewaannya terhadap pebalap yang kurang memberikan rasa apresiasinya tersebut.

"Saya himbau untuk pebala ISSOM ini kurang mengapresiasi kita dan ABM sebagai penyelenggara. Karena saya saja, dari luar sana, dapat penghargaan. Dari pihak-pihak yang berkepentingan dari IMI, dari komunitas, kurang mengapresiasi kerja keras kita. Padahal buat balapan malam ini sangat mahal. Dan saya mengerjakan balapan malam ini selama tiga bulan dan saya harus begadang dengan tim saya hanya untuk memikirkan masalah keselamatan," curhat Lola menjawab pertanyaan SPORTKU.

Baca Juga :
Untuk Pebalap Muda, Gerry Nasution Ingin Menjadi Penyemangat

 

Idealnya, menurut perempuan yang juga menjadi 'ibunya anak-anak' di Sentul, semua pihak seharusnya bisa saling dukung. Pasalnya, kolaborasi hebat antara management sirkuit sentul dan pihak ABM Enterprise sebagai promotor, adalah hal yang benar-benar baru bagi industri motorsport, khususnya balap mobil.

"Saya himbau, semua pihak harus mendukunglah. Artinya, (management) Sentul dan ABM ini bekerja untuk kita semua. Jadi apa yang kita lakukan ini (menghadirkan balapan malam), pasti kita memikirkan safetynya, enggak hanya semata-mata harus bikin balap (malam) tapi kalau safetynya tidak aman saya tidak akan berani menjalankannya," ujar Lola.

Namun demikian, ketika SPORTKU coba menanyakan hal tersebut kepada pebalap senior yang bernaung di bawah Fastron Jakarta Ban Motorsport, Rudi SL, itu hanya merupakan sebuah miskomunikasi antara penyelenggara dengan pebalap yang dianggap kurang apresiasi.

"Menurut saya bukan kurang apresiasi, hanya miskomunikasi saja. Memang ini kan baru pertama kali, bagi pebalap pun ini belum biasa, sehingga ya pastinya kan untuk sesuatu pertama itu masih banyak kurang di sana sini, ada plus minus. Ya biasalah, pebalap komplain segala macam karena menurut saya hal yang wajar untuk perbaikan bersama ke depannya," imbuh Rudi SL.

Baca Juga :
Balapan yang Mengesankan Bagi Rudi SL Selama 2018

 

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Harsya Fikmazi | 12 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company