image

Alexander Albon Belajar Dari Mobil Formula E

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter Alex Albon | Editor: Dedi Hermawan | 12 February 2019

SPORTKU.COM

Alexander Albon akan memanfaatkan pengalamannya yang pernah menguji mobil Formula E untuk membantu ia beradaptasi ke mobil Formula 1.

Di zaman sekarang ini, hampir jarang terjadi ada seorang pebalap yang ingin menuju musim perdana Grand Prix tanpa pengalaman sedikit pun. Tapi itulah yang terjadi dengan perekrutan baru Toro Rosso di musim ini, salah satu pebalapnya, yakni Alexander Albon tidak sama sekali pernah berada di balik kemudi mobil jet darat.

Tentunya hal ini menjadi kendala baik bagi pebalap Thailand itu, maupun Toro Rosso. Akan tetapi, Albon yang dulu sempat menandatangani kesepakatan dengan tim Formula E Nissan e.dams, pernah mendapat kesempatan untuk menjajal mobil balap listrik di Marrakesh musim lalu. Dengan pengalamannya itulah, ia merasa sedikit tertolong untuk beradaptasi di mobil Formula 1 pada tes pra musim minggu depan.

"Saya beruntung melakukan beberapa pengujian Formula E, jadi ketika saya melakukan itu saya belajar banyak tentang powertrain dan cukup mengejutkan betapa mirip keduanya," kata Albon. "Saya tidak akan mengatakan teknologinya sama, tetapi cara Anda menghemat energi dan hal-hal seperti itu, mereka sangat mirip."

Baca Juga :
Drama Selesai, Alexander Albon Untuk Toro Rosso 2019

Meski begitu, akan ada peningkatan kinerja yang perlu diperjuangkan oleh Albon ketika ia beralih dari Formula 2 ke Formula 1 minggu depan. "Jelas, jika dibandingkan dengan Formula 2, mobil-mobil di Formula 1 lebih cepat, dan perubahan itu sangat besar," tambahnya. "Terutama dari downforce. Kurasa kecepatannya tidak akan terlalu sulit untuk dihadapi, ini lebih dari sekadar lebar mobil yang harus saya gunakan."

Tapi ini bukan hanya tentang kecepatan, tapi juga mengenai adaptasi dengan lingkungan kerja yang sama sekali baru. "Sesuatu yang saya pikir orang tidak sadari hanyalah banyaknya orang dan etos kerja yang terlibat dalam F1. Ini berbeda, dalam arti bahwa Anda memiliki begitu banyak orang yang bekerja untuk Anda dan mereka semua berusaha untuk secepat mungkin, jadi untuk pengemudi ada banyak interaksi dengan tim."

"Selalu ada seseorang yang harus saya ajak bicara untuk mendapatkan hasil maksimal dari mobil. Di Formula 2, saya punya dua insinyur, ada kepala insinyur dan saya memiliki dua mekanik secara total. Jadi sekitar enam atau tujuh orang, sementara di Toro Rosso hampir 400 orang. Ini adalah permainan bola yang berbeda tapi saya sudah terbiasa," pungkasnya.

Baca Juga :
Hutang Budi Alexander Albon Kepada Nissan

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Twitter Alex Albon | Editor: Dedi Hermawan | 12 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

5 Fakta Baru di TTI

5 Fakta Baru di TTI

CIRCUIT
Safety Car McLaren British GT

Safety Car McLaren British GT

SPORTCAR
Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

CIRCUIT
Mobil Balap Baru Toyota

Mobil Balap Baru Toyota

SPORTCAR

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company