image

Scott McLaughlin Kaget dengan Dampak Perubahan Regulasi Spring 2019

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Supercars | Editor: Andi Wahyudi | 15 February 2019

SPORTKU.COM

Penyelenggara telah memutuskan untuk melakukan pembatasan penggunaan peredam spring untuk tahun ini. Dampaknya membuat juara tahun lalu kaget dengan hasilnya.

Bagi McLaughlin, hal tersebut juga bukan hanya berdampak pada performa, tetapi juga turut memberikan dampak dari pengendalian mobil. Pasalnya, ia lebih memilih untuk menggunakan paket aero baru dibandingkan harus tunduk pada keputusan regulasi tersebut. Selain itu, ia juga merasa sedikit kesulitan dalam memberikan umpan balik kepada tim mekanik ketika merasa ada yang harus disetel ulang.

"Itu mungkin mengejutkan kami. Dan kami lebih mencoba untuk membiasakan diri dengan paket linier baru (daripada aero). Linier sprint adalah hal yang begitu besar, mencoba untuk membiasakan diri dengan cara mengendarai dan bagaimana cara memberikan feedback kepada engineer, Ludo Lacroix. Saya harus memberikan sesuatu," ujarnya.

"Dengan penggunaan twin spring Anda bisa menyelematkan di bagian tikungan yang lain, tapi sekarang jika Anda punya suspensi dengan yang bagus, Anda akan benar-benar sial. Paling tidak, distribusinya 50-50 antara depan dan belakang," tambah McLaughlin.

Baca Juga :
Supercars Championship Resmi Gunakan ECU dengan Firmware Terbaru

Meski demikian, McLaughlin juga tetap merasa bahwa peraturan tersebut akan memaksa pebalap dan tim harus bekerja lebih keras lagi. Dengan begitu, peran feedback yang dihadirkan kepada mekanik harus lebih teliti dan setidaknya hal baru tersebut dapat meningkatkan peta persaingan balap pada tahun ini.

"Saya pikir kita akan melihat banyak pebalap yang akan keluar, kita harus menemukan batas tersebut. Kualifikasi akan lebih baik karena orang-orang akan lebih memacu kendaraannya. Anda bisa memiliki beberapa pengemudi yang dapat mengemudi seperti itu, dan segelintir yang tidak bisa. Tapi selama balapan, saya pikir itu akan memaksimalkan ban belakang yang lebih besar," tambah McLaughlin.

Dari sesi tes pramusim ini, Scott McLaughlin menempati urutan kedelapan dalam tes tersebut. Dari sesi yang dilangsungkan, Cameron Waters dengan waktu tercepatnya 1menit 30,725detik. Sedangkan posisi kedua di tempati oleh Fabian Coulthard dengan waktu tercepatnya 1menit 30,738detik dan kemudian di tutup oleh pebalap J Moffat dengan waktu tercepatnya 1menit 30,939detik.

Baca Juga :
Supercars dan Indycar Jalin Kolaborasi

 

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Supercars | Editor: Andi Wahyudi | 15 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company