image Pebalap PRCT Jamalidin saat menjadi juara stage 4 di Ronda Pilipinas 2019 (PRCT) Skuat PRCT di Tour de Indonesia 2018 4 pebalap PRCT yang berlomba pada kategori Men Elite

PRCT Siapkan Pebalapnya untuk Olimpiade Tokyo

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : PRCT | Editor: Andi Wahyudi | 20 February 2019

uploads/news/2019/02/prct-bidik-olimpiade-tokyo-3192256d50310c2.jpg

PRCT Bidik Olimpiade Tokyo

prct-di-ronda-pilipinas-84092b87eb6657d
team-di-tour-de-25636c5409c54f4
tim-pgn-dominasi-ngawi-25039c1ed062659
SPORTKU.COM

Pada musim 2019, tim PGN Road Cycling Team (PRCT) memiliki misi khusus untuk Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

Tim ini tengah menyiapkan pebalapnya untuk bisa tampil sekaligus bersaing di pesta olahraga dunia tersebut. Hal itu disampaikan manajer PRCT, Izza Ubaidillah.

Terkait dengan itu, Izza menyatakan bahwa pihaknya telah diminta secara khusus oleh pemerintah, dalam hal ini PB ISSI, untuk menyiapkan pebalapnya guna membela Indonesia di Olimpiade Tokyo. Permintaan tersebut disambut baik oleh PRCT, mengingat ada pebalapnya, yang memiliki potensi untuk bisa memiliki tiket ke Tokyo, yaitu Jamalidin Novardianto.

“Memang ada permintaan dari pemerintah, dalam hal ini PB ISSI. (tim) PGN diminta menyiapkan atlet-atletnya untuk bisa, nanti masuk Olimpiade. Persiapan Olimpiade dimulai dari sekarang karena pengumpulan poin ini dimulai musim ini sampai Oktober 2019. Karena yang masuk slot Olimpiade itu peringkat 50 besar,” kata Izza.

Baca Juga :
PRCT Siapkan Pebalap untuk Kejuaraan Balap Sepeda Junior di Korsel

 

Izza menambahkan, PRCT bertekad untuk mendukung program pemerintah tersebut dan pebalapnya, Jamalidin, memiliki peluang untuk berlomba di Olimpiade karena memiliki peringkat yang lebih baik. Pada akhir tahun 2018, Jamalidin menempati peringkat 47. Sementara pebalap bisa mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo adalah mereka yang berada di peringkat 50 besar.

Untuk itu, Izza juga mengharapkan bantuan dari pemerintah, PB ISSI khususnya, untuk mempermudah PRCT dalam mengikuti race berstatus UCI, khususnya pada race di luar negeri atau di Asia. Sebab, tanpa adanya undangannya dari penyelenggara race, para pebalap PRCT akan sulit untuk bisa mendulang poin atau naik peringkat.

Menurut Izza, kondisi yang sering terjadi adalah, undangan yang tersedia untuk tim continental dari Indonesia kebanyakan hanya mendapat jatah 1 tim saja. Hal ini berbeda dengan tim dari negara tetangga, Malaysia misalnya, yang bisa mengirimkan lebih dari 1 tim dalam sebuah race UCI.

Selain Olimpiade, pada musim 2019, PRCT juga ingin meningkatkan peringkatnya ke posisi 20-an.

“Terakhir itu, kita di posisi 37 dari 111. Ya, tentunya (tahun 2019) kita ingin naik ke (peringkat) 20-an dulu deh karena dari komposisi (tim), kita gak terlalu banyak berubah,” jelasnya lagi.

Tak hanya itu, PRCT juga ingin mengikuti sejumlah race di dalam negeri, seperti Tour Singkarak, Tour d'Indonesia, Tour Ijen, Siak, Jawa Barat dan Maluku. Tapi, PRCT akan lebih fokus ke Tour de Singkarak.

“Kita akan konsen itu ke Tour Singkarak. Menurut kami, walaupun levelnya sama (dengan race lain), tapi kebanggaanya lebih tinggi. Singkarak lebih panjang,” ungkap Izza.

Sejumlah lomba di dalam negeri yang bersifat terbuka juga akan masuk dalam program PRCT di tahun 2019 meski sampai saat ini agendanya belum final. Salah satu race yang akan diikuti PRCT adalah Bromo Challenge, pada Maret mendatang.

Baca Juga :
5 Tips Berlatih MTB Enduro

 

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : PRCT | Editor: Andi Wahyudi | 20 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company