image Marek Hamsik (The42)

Terima Kasih Marek Hamsik

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : UltraSport | Editor: Andi Wahyudi | 20 February 2019

uploads/news/2019/02/terima-kasih-marek-hamsik-8091436be278463.jpg

Terima Kasih Marek Hamsik

marek-hamsik-ultrasport--25117bb897090fe
SPORTKU.COM

Marek Hamsik meninggalkan Napoli dengan catatan mengkilap sebagai pemain yang paling banyak tampil dan mencetak gol bagi The Naples.

Tanggal 14 Februari yang diperingati sebagai Valentine Day’s atau Hari Kasih Sayang berubah menjadi hari yang menyedihkan bagi sebagian besar penggemar kesebelasan Napoli. Pasalnya, klub asal Naples itu harus kehilangan kapten mereka, Marek Hamsik yang memutuskan untuk menjalani petulangan baru dengan bermain di Liga Super Cina (CSL) bersama Dalian Yifang.

Pemain berkebangsaan Slovakia itu pergi ke Dalian dengan biaya transfer sebesar 20 juta euro atau sekitar Rp318 miliar dengan durasi kontrak selama dua musim. Dengan demikian, berakhir sudah masa bakti Hamsik bersama Napoli setelah 12 tahun lamanya bermain di hadapan pendukung setia klub di San Paolo Stadium.

12 tahun bukanlah waktu yang singkat. Bersama Napoli, Hamsik yang sebelumnya memiliki reputasi sebagai wonderkids di mana kedatangannya ke klub tersebut di usia 19 tahun dari Brescia itu menjelma sebagai salah satu gelandang serang terbaik tak hanya di Serie A, tetapi juga di dunia.

Hal tersebut dibuktikan dengan catatan prestasi baik tim maupun individu. Pemain yang kini berusia 31 tahun itu telah menyumbangkan tiga gelar bagi Napoli dengan rincian dua gelar Coppa Italia yang ia raih pada musim 2011/2012 dan 2013/2014 serta satu gelar Supercoppa Italiana di tahun 2014.

Untuk gelar individu, Hamsik berhasil meraih gelar Pemain Muda Terbaik Serie A di tahun 2008 dan masuk dalam Team Of The Year Serie A dalam tiga musim, yakni di musim 2010/2011, 2015/2016, dan 2106/2017.

Pemain yang mengawali karir profesional bersama Slovan Bratislava itu pun kini tercatat sebagai salah satu legenda klub. Tak heran, Hamsik berhasil mencatatkan 520 penampilan dan berhasil mencetak 121 gol.

Baca juga
PRCT Siapkan Pebalapnya untuk Olimpiade Tokyo

Dengan demikian, pemain yang dikenal dengan gaya rambut mohawk yang sudah menjadi ciri khasnya itu pun menjadi pemain yang paling banyak tampil dan paling banyak mencetak gol di sepanjang sejarah klub Napoli.

Sebelumnya, pemain yang paling banyak tampil bagi Napoli adalah Giuseppe Bruscolotti dengan total penampilan sebanyak 511 laga. Hamsik berhasil melampaui catatan tersebut saat dirnya membela The Il Partenopei saat berhadapan dengan Paris Saint-Germain di ajang Liga Champions pada November 2018 silam.

Hamsik juga mampu melewati rekor gol milik pemain yang telah disederajatkan dengan dewa, yakni Diego Armando Maradona yang sebelumnya mencatatkan 115 gol bersama Napoli. Ia berhasil melewati torehan tersebut saat Napoli mengalahkan Sampdoria 3-2 pada Desember 2017 silam.

"Mustahil untuk melupakan momen itu ketika saya mengalahkan [Giuseppe] rekor Bruscolotti atau ketika saya memecahkan rekor gol Azzurri, yang dibuat oleh dewa sepakbola sendiri, Diego Armando Maradona,” tulis Hamsik di akun Instagram miliknya.

Hamsik yang menjabat sebagai kapten Napoli sejak tahun 2019 itu dikenal sebagai pemain yang bersahaja. Meski gaya rambutnya seperti berandalan, namun ia merupakan pemain yang cenderung kalem dengan tidak banyak berkomentar di media dan tidak pernah berseteru baik dengan pelatih maupun rekan setimnya.

“Dia orang yang luar biasa, seorang pemain teladan dan profesional,” ungkap Edinson Cavani, mantan rekan setimnya di Napoli.

Ketika sukses melewati rekor Maradona, Hamsik yang sudah kondang dengan nomor 17 pun menolak tawaran yang datang dari seniornya itu untuk menggunakan nomor punggung 10 yang sebelumnya dipensiunkan.

"[Maradona] akan selalu menjadi No.1,” katanya.

Hamsik juga menunjukan kesetiaanya bersama Napoli di mana ia menolak bermain di klub besar macam Chelsea, Juventus, Inter Milan dan AC Milan yang sempat meminangnya.

Keputusannya pergi dari Napoli sendiri lantaran pelatih Carlo Ancelotti saat ini sudah jarang memberikan tempat utama bagi dirinya. Dari pada berseteru, ia pun memilih untuk pergi. Dan kepergiannya pun menguntungkan klub di mana klub mendapatkan untung dari penjualan dirinya.

Hamsik dibeli dari Brescia hanya sebesar 5,5 juta euro dan Napoli berhasil menjual sang pemain sebesar 20 juta euro, sebuah harga yang cukup tinggi untuk pemain yang berada di usia 31 tahun.

Meski raihan gelar yang diperoleh Hamsik tak seharum apa yang ditorehkan oleh pendahulunya, namun catatan individu dirinya bakal bertahan cukup lama di klub tersebut. Terima kasih Hamsik!

Baca juga
Ronaldo Bukan Jaminan Meraih Trofi

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : UltraSport | Editor: Andi Wahyudi | 20 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company