image

Barcelona Siaga Satu

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : DNA India | Editor: Andi Wahyudi | 20 February 2019

SPORTKU.COM

Barcelona kini bisa dikatakan dalam status siaga satu usai menelan hasil kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir. 

Saat ini, mungkin penggemar raksasa Catalan di seluruh dunia tengah khawatir jika melihat penampilan Lionel Messi Cs. Bisa dilihat dari catatan lima pertandingan terakhir, di mana Blaugrana hanya memetik satu kemenangan dan empat hasil imbang.

Di mulai pada awal Februari kala mereka menjamu Valencia di Camp Nou saat pekan ke-22 LaLiga. Pada pertandingan itu, Barcelona hanya bermain imbang 2-2 melawan Los Che, bahkan mereka harus susah payah memaksakan hasil imbang karena sebelumnya tertinggal 0-2.  

Empat hari berselang giliran Real Madrid yang datang sebagai tamu dalam pertandingan leg pertama semifinal Copa del Rey. Lagi-lagi Barcelona harus bersusah payah memaksakan hasil imbang 1-1 setelah sebelumnya tertinggal lebih dulu. 

Setelah Madrid, laga berat kembali dijalani Barcelona saat melawat ke markas Athletic Bilbao. Benar saja, di pertandingan itu tim besutan Ernesto Valverde harus puas bermain imbang tanpa gol.

Kemenangan baru datang saat mereka menjalani laga kandang melawan Real Valladolid akhir pekan lalu. Tetapi, kemenangan tidak didapat dengan mudah karena pada faktanya Barca hanya menang berkat penalti Messi. 

Baca Juga :
Geliat Cewek Seksi Di Wtcc

 

Dan yang terbaru, mereka kembali meraih hasil kurang memuaskan di markas Olympique Lyonnais dalam leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (20/2) dini hari WIB. Barcelona harus puas menerima skor kaca mata sebagai hasil akhir pertandingan.

Melihat hasil dari lima pertandingan yang sudah dijelaskan di atas, jelas ada sesuatu tidak beres menimpa klub yang bermarkas di Camp Nou. Apalagi, dari lima laga itu mereka hanya mampu melesakkan empat gol, angka yang cukup sedikit bagi Barcelona.

Mandulnya Suarez dan Faktor Valverde

Jika melihat apa yang dialami Barcelona, tentu banyak hal yang menyebabkan mereka sulit meraih kemenangan saat ini. Dan jika ada satu orang yang berhak bertanggung jawab tentunya Ernesto Valverde sebagai pelatih. 

Seperti yang sudah pernah kami bahas dalam artikel Krisis Barcelona Buah Keegoisan Valverde, di sana terlihat kalau Valverde seolah tak mampu mengelola skuat bertabur bintang yang dimilikinya. Selain itu, ada faktor lain yang diubah olehnya ke dalam tim, yakni gaya bermain.

Jika Anda mengikuti Barcelona sejak lama, pasti memahami bahwa gaya bermain yang dianut merupakan sepak bola menyerang nan atraktif. Pergerakan liar dari para pemain baik dengan atau tanpa bola yang cair mencari ruang. 

Namun, semua itu kini mulai hilang. Barcelona di bawah asuhannya kini bermain lebih banyak mengandalkan serangan balik. Jika Anda melihat Athletic Bilbao saat ditangani Valverde, seperti itulah Barcelona saat ini.

Bermain lebih banyak menunggu, jarak antar pemain yang terlalu jauh, dan mengandalkan serangan balik dengan magis seorang Messi. Sebenarnya cara ini sah-sah saja jika diterapkan di tim yang punya pondasi kuat dalam melancarkan serangan balik. Sedangkan Barcelona tidak memiliki itu.

Para pemain Barcelona sejak dini sudah diajarkan cara bermain yang sangat khas dengan tiki-taka yang sangat menyerang. Barcelona bukanlah tim yang kuat dalam bertahan, ini yang harus diingat Valverde. 

Sekarang jika melihat permainan Barcelona, mungkin terasa membosankan karena tidak ada lagi tim dengan pressing agresif serta sangat dominan dalam penguasaan bola dan tajam di depan. Memang di musim perdananya, ia sanggup mempersembahkan dua gelar, LaLiga dan Copa del Rey, tapi masuk ke musim kedua hal ini terasa mulai mengganggu. 

Baca Juga :
Aksi Memikat Tim Taekwondo Kukkiwon Korea

 

Belum lagi, ia dinilai banyak tak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik Philippe Coutinho. Sejatinya, Coutinho lebih ideal bermain sebagai gelandang serang bukan di wing kiri seperti yang kerap dimainkan olehnya selama ini. 

Jika dimainkan di lini tengah, Coutinho lebih memiliki kebebasan dalam bermain, ditambah ia punya tendangan yang keras dan akurat dari luar kotak penalti. Masalah pelik ini yang harus diselesaikan Valverde secepatnya.

Ditambah kini mereka juga kehilangan naluri gol dari Luis Suarez. Sempat tampil sangat tajam di awal, penampilan Suarez justru menurun sejak pergantian tahun. Khusus di Liga Champions, catatannya lebih memprihatinkan karena dia hanya mengemas satu gol dari 17 laga terakhir. 

Di laga melawan Valladolid, Suarez juga menyia-nyiakan empat peluang bersih menjadi gol. Selain itu, ia juga sangat buruk dalam penguasan bola, pergerakan yang mulai melambat dan kerap menjadi batu sandungan kala Barcelona sedang menyerang. 

Dilansir Squawka, banyak yang meminta Valverde untuk memarkir Suarez di leg kedua dengan memainkan Kevin Prince Boateng, Malcom, atau Ousmane Dembele di lini depan. Sebuah permintaan serius yang pada kenyataannya benar adanya, Suarez masuk ke dalam periode buruk dalam kariernya. 

Lawan-lawan berat kini sudah menanti, Sevilla pada akhir pekan ini, dilanjutkan bentrok dengan Real Madrid dua kali di LaLiga dan leg kedua semifinal Copa del Rey. Periode buruk ini jelas harus dicari solusinya karena sekarang merupakan momen genting bagi Barcelona jika masih menginginkan tiga trofi yang tersedia. 

  • DATA & FAKTA :
  • Kegagalan Barcelona mencetak gol dua kali beruntun di kandang lawan jadi yang pertama sejak April 2017.
  • Saat menghadapi Lyon, Barcelona melakukan 25 tembakang ke gawang sekaligus menjadi yang terbanyak dalam satu pertandingan Liga Champions tanpa menghasilkan gol sejak 2003/2004.
  • Sejak dilatih Valverde, Barcelona hanya mencetak satu gol di kandang lawan dari lima pertandingan terakhir di Liga Champions.

Baca Juga:
La Masia Tak Seindah Dulu

Text : Aga Buge Katiara | Photo / Video : DNA India | Editor: Andi Wahyudi | 20 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company