image

Christian Horner Bantah Mesin Honda Bermasalah

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Red Bull Racing | Editor: Andi Wahyudi | 21 February 2019

SPORTKU.COM

Meskipun balapan belum dimulai, namun mesin Honda sudah dikabarkan memberikan masalah untuk Red Bull Racing saat sesi tes pramusim.

Adapun masalah yang menerpa Honda tersebut dikabarkan bahwa mesin yang dipasangkan di sasis RB15, mengalami getaran sepanjang tes pramusim. Mendengar kabar tersebut, Christian Horner, Kepala Tim Red Bull Racing, langsung angkat bicara perihal tersebut. Menurutnya, rumor yang beredar tersebut merupakan kabar yang tidak benar. Justru menurut Horner, sepanjang gelaran tes pramusim timnya masih baik-baik saja dengan menggunakan mesin Honda.

"Sama sekali tidak ada masalah getaran yang kami temui sama sekali dalam menjalankan mesin tersebut. Jadi, saya tidak yakin dari masa asalnya," buka Horner, seperti dilansir planetF1.com. Ia pun melanjutkan, bahwa tim juga tidak hanya menanggapi laporan tersebut, tetapi juga ikut melakukan perbaikan dari sisi downforce mobil yang kini lebih rendah dari sebelumnya.

Baca Juga :
Sebastien Vettel: Sayap Depan Mobil F1 2019 Jelek!

"Kami menjalankan downforce yang lebih ringan pada awal minggu ini. Tapi jelas ini tentang memahami aturan, dan juga peraturan. Mobil itu mengenai target yang telah kita tetapkan. Seperti yang selalu kita lihat pada saat ini, terlalu mudah untuk melihat pada urusan orang lain. Kami sangat fokus pada apa yang kami lakukan dan program kami sendiri. Sejauh ini semuanya berjalan sesuai rencana," tambah Horner.

Keputusan Red Bull Racing menggunakan mesin Honda untuk musim ini, dicapai setelah mereka merasa kurang puas terhadap performa mesin Renault. Setelah menjalani beberapa tahun dengan Renault, akhirnya Christian Horner dan tim menerima Honda sebagai keluarga baru dalam paddock mereka. Sebelumnya, Honda juga telah menjadi konsumen dari tim Scuderia Toro Rosso, yang telah menggunakan mesin tersebut sepanjang musim 2018 lalu.

Di lain kesempatan, Toyoharu Watanabe, Chief Honda F1 Engine, mengatakan tidak ada masalah terhadap power unit miliknya. Ia bersama tim justru akan terus melakukan pekerjaan yang baik untuk membuat Red Bull Racing dan Toro Rosso bisa mencapai hasil yang maksimal di musim ini.

"Pebalap dari hari pertama kami kembali ke mobil dan kami memprosesnya dengan sangat optimis terkait power unit untuk digunakan di masing-masing mobil pebalap dengan gaya balap mereka. Kita dapat masukan yang cukup banyak dari data yang telah kita lewatkan selama tiga hari, dan akan kita masukan hal tersebut pada sesi berikutnya untuk terlepas dari masalah apapun," imbuh Tanabe.

Baca Juga :
5 Livery Mobil Formula 1 Paling Kece

  • DATA & FAKTA :
  • Honda kembali ke dunia Formula 1 sejak 2015 lalu dengan menggandeng Tim McLaren. Kontrak mereka berjalan dua tahun hingga 2017, dan tanpa menghasilkan kemenangan yang membanggakan.
  • Penghujung tahun 2017, Honda secara resmi keluar dari McLaren dan menjadi pemasok mesin untuk tim asal Italia, Scuderia Toro Rosso. Selama setahun tersebut, Honda masih belum menunjukan performanya di atas lintasan.
  • Setelah memutuskan untuk berhenti langganan mesin Renault di ajang Formula 1 2018, akhirnya Red Bull Racing menerima kerja sama dengan Honda sebagai penyuplai mesin untuk musim 2019.

Text : Harsya Fikmazi | Photo / Video : Red Bull Racing | Editor: Andi Wahyudi | 21 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

5 Fakta Baru di TTI

5 Fakta Baru di TTI

CIRCUIT
Safety Car McLaren British GT

Safety Car McLaren British GT

SPORTCAR
Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

Bridgestone Tetap Eksis di Motorsport

CIRCUIT
Mobil Balap Baru Toyota

Mobil Balap Baru Toyota

SPORTCAR

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company