image

Mengenal Nicolo Zaniolo, Calon Penerus Francesco Totti di AS Roma

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Fox Sports | Editor: Andi Wahyudi | 22 February 2019

SPORTKU.COM

Nicolo Zaniolo dianggap sebagai pemain yang bakal menjadi penerus Francesco Totti bagi AS Roma di masa depan.

Nama Nicolo Zaniolo mendadak beken setelah pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu berhasil mencetak dua gol ke gawang Porto yang membuat klub yang dibelanya, AS Roma menang 2-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadio Olimpico, Rabu, 13 Februari 2019 lalu.

Bagi Zaniolo, dua gol yang diciptakan ke gawang Porto yang dikawal oleh Iker Casillas merupakan catatan sejarah bagi dirinya. Selain untuk pertama kalinya dirinya mencetak gol di Liga Champions juga membuat dirinya sebagai pemain termuda Italia yang mampu mencetak brace di ajang tertinggi sepakbola di Eropa di mana ia menciptakan dua gol di usianya yang baru 19 tahun.

Penampilan gemilang yang ditunjukan Zaniolo sendiri merupakan kelanjutan dari penampilan impresif yang ia tunjukan di Serie A. Tercatat pemain yang mengawali karir sepakbola profesional bersama Virtus Entella di Serie B pada tahun 2017 lalu itu telah tampil sebanyak 15 pertandingan di Serie A dan telah mencetak tiga gol.

Yang terbaru, Zaniolo berhasil membobol gawang AC Milan pada awal Februari 2019 lalu yang membuat Roma terhindar dari kekalahan dengan skor akhir 1-1.

Tentunya penampilan cemerlang yang ditunjukan Zaniolo merupakan sebuah keuntungan bagi Roma di tengah terpuruknya klub berjuluk Giallorossi yang kini hanya menempati posisi kelima di klasemen sementara Serie A dengan raihan 41 poin alias tertinggal 25 poin dari penguasa klasemen, Juventus.

Penyebabnya. Selain karena pergantian pelatih dari Luciano Spaletti ke Eusebio Di Francesco. Roma juga kehilangan banyak pemain andalannya yang hijrah ke klub lain, salah satunya adalah Radja Nainggolan.

Nainggolan dibeli Inter seharga 24 juta euro atau sekitar Rp382 miliar plus Davide Santon dan Zaniolo. Bisa dikatakan bahwa perekrutan Zanilo ke Roma adalah bagian dari kesepakatan agar Roma mau melepas pemain yang paling diandalkan oleh mereka.

Awalnya banyak pihak yang mengkritisi Roma, terutama Monchi selaku Direktur Olahraga yang dianggap tidak becus karena mengorbankan Nainggolan dengan Santon yang dianggap sebagai pemain yang karirnya mentok serta Zaniolo yang bukan siapa-siapa.

Santon di musim lalu bersama Inter lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan, sementara Zaniolo merupakan pemain primavera Inter dan bahkan tidak sekalipun mengecap debut bersama klub berjuluk Nerazzurri sejak dibeli dari Virtus.

Baca juga
Presiden Atletico Balas Sindiran Ronaldo

Bila Santon belum menemukan performa terbaiknya, berbeda dengan Zaniolo yang kini menjadi pilihan utama di Roma. Bahkan hal ini pun mengejutkan Monchi, sosok di balik kedatangan sang pemain yang mengatakan bahwa sang pemain telah matang lebih awal dari yang ia prediksi.

"Kami berpikir untuk menunggu enam bulan, tetapi dia sudah siap untuk bermain," kata Monchi seperti dikutip dari Goal International.

Gaya permainan Zaniolo dianggap mirip dengan Steven Gerrard atau Frank Lampard, yakni tipikal gelandang yang memiliki kemampuan dalam ruang di dalam kotak penalti lawan, dan mengonversi umpan rekan setimnya menjadi gol.

Sementara ayahnya, Igor Zaniolo mengatakan bahwa anaknya lebih mirip dengan Kaka, mantan pemain AC Milan namun namun gaya bermainnya lebih mirip Javier Pastore.

"Dia lebih seperti [Javier] Pastore, bahkan jika Argentina adalah sebuah fenomena dan Nicolo masih memiliki jalan panjang untuk melakukan perjalanan,”ungkapnya.

Namun dari sekian banyak nama yang disejajarkan kepada Zaniolo, banyak yang mengatakan bahwa sang pemain bakal menjadi penerus legenda AS Roma, Francesco Totti. Ia sendiri mengaku ingin bermain lebih lama bersama klub asal ibukota Italia itu agar bisa menjadi ikon di klub tersebut.

“Bermain di tim yang sama dengan [Danielle] De Rossi dan [Alessandro] Florenzi, dan melihat apa yang Totti lakukan, Anda menyadari betapa dekatnya dengan klub ini dan Anda bisa jadi penggemar seperti ini,” ungkap Zaniolo.

“Ini akan menjadi mimpi bagi saya untuk melakukan hal yang sama. Untuk saat ini saya hanya fokus pada pelatihan dan bermain sepakbola saya,” sambungnya.

Menilik dari apa yang ditunjukan oleh Zaniolo sejauh ini nampaknya Roma tidak akan menunggu lama untuk mencari pemain yang bisa menjadi suksesor Totti.

  • DATA & FAKTA :
  • Nicolo Zaniolo berhasil membawa Inter Milan Primavera juara Piala Coppa Italia Primavera dan Supercoppa Italia Primavera.
  • Nicolo Zaniolo pernah dipanggil Timnas Italia oleh Roberto Mancini di tahun 2018 lalu. Ia menjadi satu dari lima pemain yang bukan pemain Serie A namun bisa dipanggil tim nasional.

Baca juga
Renault Sport Terkena Dampak Regulasi

Text : Handy Fernandy | Photo / Video : Fox Sports | Editor: Andi Wahyudi | 22 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company