image Wisma Atlet Kemayoran

Ini Rencana Pemerintah untuk Wisma Atlet Kemayoran

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Muhamad Dahroji | Editor: | 23 February 2019

uploads/news/2019/02/rencana-pemerintah-untuk-wisma-880336494b8cfa4.JPG

Rencana Pemerintah untuk Wisma Atlet

wisma-atlet-363789f13762130
SPORTKU.COM

Wisma Atlet Kemayoran bekas Asian Games dan Asian Para Games rencana bakal digunakan untuk perumahan dinas bagi Aparatur Sipil Negara.

Itu adalah alternatif kedua, karena selain dimanfaatkan untuk perumahan dinas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri, rencananya pemerintah akan memberikan subsidi pembiayaan rumah atau disewakan ke masyarakat. Namun, kabar mengenai dikontrakkan itu pernah dibantah oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Oktober lalu.

"Belum diputuskan untuk disewakan karena masih tahap pembahasan," kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas Dirjen Pembiayaan Perumahan, Khalawi Abdul Hamid. Wisma Atlet merupakan aset milik Sekretariat Negara, maka dari itu keputusan pengelolaan sepenuhnya ada di Setneg, dan Kementerian PUPR hanya mendapat tugas membangun wisma atlet untuk keperluan Asian Games dan Asia Para Games.

Akan tetapi Wakil Presiden RI Jusuf Kalla belum lama ini mengatakan, Wisma Atlet Kemayoran akan dimanfaatkan untuk perumahan dinas. "Tentang pemanfaatan apartemen yang ada di Kemayoran waktu Asian Games, kami putuskan itu akan menjadi perumahan dinas dari ASN, TNI, Polri," ujar Jusuf Kalla seperti yang diwartakan Republika.

Baca Juga :
Wisma Atlet Mulai Ditempati Atlet Peserta Asian Games 2018

Tapi itu adalah alternatif kedua, namun pemerintah mengembalikan sepenuhnya kepada ASN, TNI, dan Polri. "Kalau mau di situ nanti kita buatkan aturan," tambahnya. Sebelumnya Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu pernah juga mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan subsidi pembiayaan rumah ASN, TNI, dan Polri berupa uang muka dan bunga rumah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Ada satu juta rumah untuk ASN, TNI, Polri yang subsidinya disiapkan pemerintah untuk tahap pertama. Namun demikian, pemerintah tidak menyediakan dalam bentuk bangunan rumah, melainkan hanya berupa subsisi. Menurut Jusuf Kalla pembangunan rumah dikerjakan oleh pengembang perumahan sesuai dengan permintaan ASN, TNI, dan Polri. "Kita tidak membangun. Tapi ASN yang belum punya rumah, mau beli rumah bisa ke pengembang, tapi pemerintah menjamin, mensubsidi pembiayaannya," jelas dia.

Rencananya, untuk tahap awal penyediaan subsidi pembiayaan rumah diberikan untuk ASN, TNI, Polri sampai dengan golongan tiga. Namun, pemerintah belum menetapkan besaran jumlah subsidi pembiayaan rumah tersebut.

Wisma Atlet Kemayoran telah memakan anggaran sebesar Rp 3,787 triliun dan untuk revitalisasi event Asian Para Games Rp 152,9 miliar. Wisma Atlet yang memiliki sepuluh tower dengan total 7.426 unit dibangun untuk menampung atlet yang mengikuti kejuaraan Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Baca Juga :
Atlet Indonesia Keluhkan Fasilitas Wisma Atlet di Kemayoran

Text : Ria Afriliani | Photo / Video : Muhamad Dahroji | Editor: | 23 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company