image Tim WorldTour Percepat Penggantian Roda dengan Alat Listrik Tim WorldTour Percepat Penggantian Roda dengan Alat Listrik

Terinspirasi F1, Tim WorldTour Percepat Penggantian Roda dengan Alat Listrik

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Cyclingnews | Editor: Andi Wahyudi | Media Source: Cyclingnews | 25 February 2019

uploads/news/2019/02/tim-worldtour-terinspirasi-f1-600057db236d4d3.jpg

Tim WorldTour Terinspirasi F1

tim-worldtour-percepat-penggantian-56701712b80fd83
tim-worldtour-percepat-penggantian-38708a4b3a52762
SPORTKU.COM

Ketika penggunaan rem cakram telah menjadi sesuatu yang umum di peloton profesional, tim dan mekanik mengambil ide dari Formula 1.

Ide tersebut terutama untuk melakukan penggantian roda yang cepat dalam balapan.

Beberapa tim baru-baru ini menggunakan alat-alat listrik ketika mengganti roda dengan rem cakram secepat mungkin. Tim Formula 1 menggunakan 'senjata' udara pneumatik yang lebih besar ketika mengganti roda, sementara dalam balap sepeda menggunakan alat-alat listrik yang lebih kecil. Namun, konsep dan tujuannya sama: membuka-tutup dan kemudian memutar setir secepat mungkin.

Di Vuelta a San Juan lalu, tim Bora-Hansgrohe, Deceuninck-QuickStep, Dimension Data, Neri Sottoli, Sporting Tavira dan Beltrami, semuanya menggunakan sepeda dengan rem cakram. Ketiga tim WorldTour telah menggunakan alat-alat listrik untuk mempercepat penggantian roda. Tim Neri Sottoli mengatakan bahwa mereka juga akan menggunakan alat-alat listrik ketika mereka kembali ke Eropa setelah penggantian roda dengan rem cakram belakang mereka yang dilakukan manual pada etape 2 memakan waktu hampir 30detik.

Baca juga:
PEDRO BURNS JUARAI ANDES PACIFICO 2019

Klas Johansson, kepala mekanik di tim Dimension Data, memberikan demonstrasi bagaimana ia menggunakan alat listrik Metabo Powermaxx berukuran kecil. Dengan pengaturan torsi 11nm, membuka dan mengencangkan thru-axle hanya membutuhkan waktu dalam beberapa detik dan jauh lebih cepat daripada melakukannya dengan tangan dan kunci hex (kunci L).

Johansson sempat menguji keterampilan mengganti disc-wheel pada etape akhir Vuelta a San Juan. Ketika Mark Cavendish mengalami kempes ban belakang pada 20km dari ujung etape, Johansson mampu melakukan penggantian roda yang cepat sehingga Cavendish dapat dengan cepat 'menangkap' peloton dan kembali melawan di sprint. Pebalap sering memilih untuk mengganti sepeda dibanding roda dalam kondisi waktu yang terbatas. Tetapi biasanya hanya sepeda pemimpin tim yang dapat dikeluarkan dari rak dengan cepat karena terletak di luar rak atap di mobil tim.

Sepeda milik Cavendish – dikenal perfeksionis soal setting sepeda - memiliki posisi terbaik di mobil tim. Tapi dia mungkin ingin tetap menggunakan sepeda pilihan pertamanya yang dia gunakan untuk keseluruhan lomba, dan dia memilih untuk mengganti roda.

Johansson juga menjelaskan bahwa perubahan roda standar membutuhkan waktu tujuh mobil tim melewati dalam konvoi balap. Sedangkan penggantian roda cakram belakang membutuhkan waktu sekitar 14 mobil. Dia menyatakan bahwa dengan alat listrik, penggantian roda-cakram belakang membutuhkan waktu 10detik lebih lama daripada roda dengan rem-pelek, yang dilengkapi dengan tuas quick-release, dan totalnya sekitar 20detik. Waktu ekstra diperlukan untuk meluruskan cakram di antara bantalan dengan hati-hati serta sproket terkecil dengan rantai.

Ketika Johansson mendengar dari radio bahwa salah satu pebalapnya mengalami ban kempes, dia kini mengambil alat listriknya dan juga wheel set. Dia senang melakukannya selama itu membantu mempercepat penggantian roda dan membuat pebalapnya senang dalam balapan.

Penggunaan thru-axle membuat quick release skewer tidak lagi diperlukan, menjadikan area dropout terlihat lebih bersih dan lebih kaku, yang menjadi manfaat dari penggunaan rem cakram. Tim kini hanya menggunakan quick-release skewer untuk 'memegang” roda bercakram di rak sepeda, pada mobil tim.

Baca juga:
INILAH PARA JUARA GFNY BALI 2019

 

 

Text : Adi Supriyatna | Photo / Video : Cyclingnews | Editor: Andi Wahyudi | Media Source : Cyclingnews | 25 February 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Valverde Tercepat di Etape 3

Valverde Tercepat di Etape 3

ROAD BIKE
Gaviria Berjaya Dikandang

Gaviria Berjaya Dikandang

ROAD BIKE
Juara Dunia di UAE Tour

Juara Dunia di UAE Tour

ROAD BIKE
Nizzolo Juara di Etape Penutup

Nizzolo Juara di Etape Penutup

ROAD BIKE

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company