image CEO One Championship, Chatri Sityodtong (tengah) ONE: New Era

ONE Championship Songsong Era baru

Text : Dedi Hermawan | Photo / Video : Dedi Hermawan | 29 March 2019

uploads/news/2019/03/one-championship-songsong-era-69529c682cb8b04.jpg

ONE Championship Songsong Era baru

one-championship-new-era--46743954f173eba
one-championship-new-era--25362502d78ce16
SPORTKU.COM

ONE Championship akan memulai babak baru dalam perjalanan mereka. Sebuah era menjadi ajang olahraga terbesar di dunia.

Mulai tahun 2019, ajang tarung bela diri campuran (Mix Martial Arts) ini merambah ke Jepang, negeri asal sebagian besar cabang beladiri yang berkembang ke segala penjuru dunia. 

Pada jumpa pers yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton Tokyo, Jepang pada 28 Maret 2019, chairman sekaligus CEO ONE Championship, Chatri Sityodtong, mengatakan bahwa gelaran yang dibangunnya itu tengah memasuki era baru. Sebuah era yang akan menunjukkan bahwa ONE Championship siap menjadi event olahraga terbesar di dunia.
 
“ONE Championship telah menjadi paltform olahraga yang berkembang paling pesat dalam sejarah dunia,” ucap Chatri.  Menurut pria lulusan Harvard itu saat ini jumlah penonton tertinggi dalam industri olahraga masih dipegang turnamen football di Amerika Serikat yaitu NFL sebanyak 103juta pemirsa di saat super bowl. “Tetapi, hal itu mereka raih tidak dalam waktu yang singkat. Sementara ONE Championship telah mampu menarik 20 juta penonton dalam tempo singkat.”
 
Menurut Chatri, pada tahun 2015  jumlah penonton ONE Championship masih di bawah 1 juta pemirsa. Angka itu melonjak ke bilangan 20 juta penonton pada tahun 2018.
 
“Jika saat ini ONE Championship masih berada di urutan ketiga jumlah penonton, maka di era yang baru akan menjadi nomor satu di dunia,” tegas Chatri.
 
Menurut Chatri, perkembangan pesat ONE tak lepas dari keberuntungan akibat perubahan zaman dan kebiasaan masyarakat yang makin tergantung pada peranti komunikasi seperti telepon genggam.
 
“Telepon genggam menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Apa saja dilakukan lewat telepon genggam termasuk menyaksikan pertandingan olahraga,” ujar Chatri. Namun, masih menurutnya, karena keterbatasan layar ponsel, orang tidak terlalu nyaman menonton sepak bola, karena bolanya terlihat kecil. Orang juga tidak suka berlama-lama menyaksikan balap F1 yang berdurasi panjang pada ponsel. “Sedangkan pada ajang event ONE Championship, orang dapat menyaksikan aksi-aksi  menarik hanya dalam tempo dua menit saja,” ucap Chatri.
 
Oleh karenanya, pria yang berdarah campuran Jepang dan Thailand itu optimistis penonton ONE Championship akan mampu melewati jumlah penonton sepakbola maupun F1 dalam waktu dua tahun ke depan.
 
“Inilah era baru, era dimana ONE Championship akan menjadi event olahraga terbesar di dunia,” pungkasnya.

Text : Dedi Hermawan | Photo / Video : Dedi Hermawan | 29 March 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Anthony Engelen takluk dari lawannya

Anthony Engelen takluk dari lawannya

MIX MARTIAL ART
Debut Mighty Mouse dan Alvarez

Debut Mighty Mouse dan Alvarez

MIX MARTIAL ART
ONE:A New Era Ajang Bersejarah

ONE:A New Era Ajang Bersejarah

MIX MARTIAL ART

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company