image Konferensi pers ONE: A New Era Angela Lee, Eddie Alvarez dan Demetrious Johnson ONE: New Era CEO One Championship, Chatri Sityodtong (tengah)

Mengapa ONE: A New Era Menjadi Ajang Bersejarah

Text : Dedi Hermawan | 28 March 2019

uploads/news/2019/03/one-a-new-era-ajang-24808c682cb8b04.jpg

ONE:A New Era Ajang Bersejarah

one-championship-new-era--38891efd43dad91
one-championship-new-era--891168714cf8ac4
one-championship-new-era--25362502d78ce16
one-championship-new-era--46743954f173eba
SPORTKU.COM

ONE: A New Era akan berlangsung akhir minggu ini di Tokyo, menandai momen bersejarah ONE Championship.

Bertempat di Ryogoku Kokugikan, perhelatan ini akan menyajikan pertarungan yang sengit antara para juara dunia.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa ONE: A New Era ini berbeda dengan perhelatan sebelumnya di “The Home Of Martial Arts.”

Empat Perebutan Gelar Juara Dunia

Puncak dari rangkaian pertandingan malam ini adalah keempat perebutan gelar Juara Dunia dengan sejarahnya sendiri.

Pertandingan utama di ONE: A NEW ERA akan menampilkan mantan Juara Dunia Shinya “Tobikan Judan” Aoki yang akan tampil di kampung halamannya untuk merebut sabuk emas yang harus diserahkannya pada bulan November 2016, melawan Juara Dunia ONE Lightweight World Champion Eduard “Landslide” Folayang.

Sebelum itu, Juara Dunia ONE Women’s Atomweight “Unstoppable” Angela Lee ingin membuat sejarah dengan menjadi petarung wanita pertama yang memiliki dua gelar dalam divisi berbeda, saat ia menantang Juara Dunia ONE Women’s Strawweight “The Panda” Xiong Jing Nan.

Pahlawan asal Myanmar, Aung La “The Burmese Python” N Sang akan menerima kembali tantangan dari petarung tuan rumah Ken Hasegawa, setelah mereka bertanding dalam satu babak yang mendapatkan julukan “Bout Of The Year 2018.”

Atlet kebanggaan Filipina, Kevin “The Silencer” Belingon, Juara Dunia ONE Bantamweight, akan mempertaruhkan sabuknya melawan rival terberatnya dari Brazil, Bibiano “The Flash” Fernandes, dalam sebuah pertandingan yang menandai trilogi persaingan mereka.

Legenda Yang Turun Gunung

Sejauh ini, Lowen Tynanes, Ariel “Tarzan” Sexton dan Saygid “Dagi” Guseyn Arslanaliev berhasil mendapatkan tiket untuk babak semi-final dari ONE Lightweight World Grand Prix.

Oleh karena itu, saat ini perhatian para penggemar tertuju pada pertarungan Juara Dunia veteran Eddie “The Underground King” Alvarez – yang baru saja bergabung dengan ONE – melawan Timofey Nastyukhin.

Alvarez telah menjadi Juara Dunia divisi lightweight dalam tiap organisasi beladiri besar dimana ia pernah bertanding, dan setelah ia bergabung dengan ONE, ia berencana untuk menambah sabuk emasnya.

Tetapi, ia harus memenangkan turnamen ini sebelum mendapatkan kesempatan bertanding disana.

Di Nastyukhin, petarung asal Amerika Serikat ini menjumpai tantangan terberatnya. Pertarungan antara dirinya dengan petarung Rusia yang memiliki rekor penyelesaian terbanyak ini akan menjadi sangat menarik dan menegangkan.

Dimulainya ONE Flyweight World Grand Prix

Enam peserta ONE Flyweight World Grand Prix telah bersiap untuk bertanding di Tokyo, dalam babak perempat final turnamen ini.

Dalam rangkaian pertandingan terbaik malam itu, para atlet mixed martial arts (MMA) terbaik dunia akan menjalani debut mereka, termasuk Demetrious “Mighty Mouse” Johnson,  Yuya “Little Piranha” Wakamatsuto, Kairat “The Kazakh” Akhmetov, Reece “Lightning“ McLaren, as well as Senzo Ikeda against Danny “The King” Kingad.

22 Petarung Kelas Dunia, Termasuk Dari Indonesia

Jajaran petarung dari ONE: A NEW ERA ini tidak seperti yang kita lihat sebelumnya dalam dunia beladiri, dengan 22 petarung yang berlaga malam ini.

Delapan mantan Juara Dunia ONE akan bertanding, beserta atlet terbaik dalam dunia mixed martial arts, grappling, Muay Thai, kickboxing, karate dan pankration. Hal ini membanggakan Indonesia, karena satu atlet nasional dari Bali MMA, Anthony “The Archangel” Engelen, telah siap untuk menjamu lawannya, Garry “The Lion Killer” Tonon asal AS.22 Petarung Kelas Dunia, Termasuk Dari Indonesia

Jajaran petarung dari ONE: A NEW ERA ini tidak seperti yang kita lihat sebelumnya dalam dunia beladiri, dengan 22 petarung yang berlaga malam ini. 

Delapan mantan Juara Dunia ONE akan bertanding, beserta atlet terbaik dalam dunia mixed martial artsgrappling, Muay Thai, kickboxing, karate dan pankration. Hal ini membanggakan Indonesia, karena satu atlet nasional dari Bali MMA, Anthony “The Archangel” Engelen, telah siap untuk menjamu lawannya, Garry “The Lion Killer” Tonon asal AS.

Text : Dedi Hermawan | 28 March 2019

  • facebook share
  • twitter share
  • instagram connect
  • youtube connect

RELATED NEWS

Anthony Engelen takluk dari lawannya

Anthony Engelen takluk dari lawannya

MIX MARTIAL ART
ONE Championship Songsong Era baru

ONE Championship Songsong Era baru

MIX MARTIAL ART
Debut Mighty Mouse dan Alvarez

Debut Mighty Mouse dan Alvarez

MIX MARTIAL ART

QUICK NAVIGATION

Tagline

SPORTKU adalah media berita online yang menyajikan informasi seputar dunia olahraga dengan mengedepankan Action, Competition, Adrenaline dan Lifestyle. 
ACT YOURS!

GROUP OF

Mahaka Media

MAHAKA MEDIA, dengan tagline "Beyond Media Creation", merupakan perusahaan induk dari unit usaha media dan hiburan (entertainment) yang memiliki kekuatan di bidang Broadcasting, Printing&Publishing, Online dan Marketing Company